Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Dolar AS Melemah saat Pasar Cerna Kebijakan The Fed

JUMAT, 12 DESEMBER 2025 | 08:54 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Dolar AS di pasar mata uang New York jatuh ke level terendah beberapa pekan terhadap Euro, Franc Swiss, dan Poundsterling pada penutupan perdagangan Kamis, 11 Desember 225 waktu setempat, setelah pasar mencerna sinyal kebijakan The Fed yang lebih dovish dari ekspektasi. 

Sentimen Dolar tertekan oleh turunnya imbal hasil US Treasury dan rencana injeksi likuiditas 55 miliar Dolar AS dari The Fed. Injeksi likuiditas dinilai positif bagi sentimen dan aset berisiko, tetapi negatif bagi aset safe haven seperti Dolar. 

Indeks Dolar AS (DXY) turun 0,45 persen menjadi 98,35.


Franc Swiss menguat setelah Swiss National Bank (SNB) mempertahankan suku bunga 0% dan menyatakan kesepakatan pengurangan tarif AS terhadap produk Swiss memperkuat prospek ekonomi. Euro naik ke 1,1740 Dolar AS, level tertinggi sejak Oktober 2025, sementara Pound stabil di 1,3387 Dolar AS. 

Terhadap Yen, Dolar AS melemah 0,3 persen menjadi 155,61.

Pelemahan Dolar juga dipicu oleh data tenaga kerja AS, yang menunjukkan klaim pengangguran awal naik ke 236.000, level tertinggi dalam hampir 4,5 tahun.  Klaim pengangguran pekan lalu meningkat 44.000 menjadi 236.000.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Hari Buruh, Wall Street Libur

Selasa, 08 September 2026 | 08:29

Krakatau Steel Rombak Direksi, Segini Pendapatan KRAS Semester I-2026

Selasa, 08 September 2026 | 08:15

Konflik Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dekati 100 Dolar AS

Selasa, 08 September 2026 | 07:57

OJK Wajibkan Free Float 15 Persen, Tegaskan Transparansi Tanpa Kompromi

Selasa, 08 September 2026 | 07:40

Saat Batu Bara Tertekan, UNTR Makin Mesra dengan Emas

Selasa, 08 September 2026 | 07:21

Anak Krakatau Erupsi, Kursi Bos Krakatau Steel Berganti

Selasa, 08 September 2026 | 07:01

Nellava Group dan Emas Now Pilih Jalur Hukum Hadapi Serangan di Ruang Digital

Selasa, 08 September 2026 | 06:50

Pemerintah Dituntut Siapkan Anggaran dan Kesiapsiagaan Logistik terkait Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 06:09

Kewajiban Moral Lindungi Rakyat dari Manipulasi Harga dan Mutu Beras

Selasa, 08 September 2026 | 05:44

Empat Pejabat Kejagung Diduga Terima Rp40 Miliar dari Tan Kian, Ini Tanggapan Kapuspenkum

Selasa, 08 September 2026 | 05:27

Selengkapnya