Berita

Para pengungsi berlindung di pusat evakuasi di provinsi Sa Kaeo, Thailand (Foto: AFP)

Dunia

Setengah Juta Warga Mengungsi Akibat Konflik Perbatasan Thailand-Kamboja

KAMIS, 11 DESEMBER 2025 | 15:19 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Bentrokan militer di perbatasan Kamboja-Thailand kembali memaksa lebih dari setengah juta warga mengungsi ke pagoda, sekolah, dan berbagai tempat aman lainnya.

Sengketa perbatasan yang telah berlangsung lebih dari satu abad itu kembali pecah sejak awal pekan, sementara kedua negara saling menyalahkan dan seruan internasional untuk menghentikan kekerasan yang semakin menguat.

Pejabat kedua negara melaporkan lima tentara Thailand dan tujuh warga sipil Kamboja tewas dalam bentrokan terbaru. 


Sementara hingga Kamis, 11 Desember 2025, total ada lebih dari 500 ribu orang terpaksa meninggalkan rumah mereka, menyusul serangan artileri, jet tempur, dan drone yang saling diluncurkan. 

Ratusan keluarga di Samraong, Kamboja, yang sebelumnya berlindung di sebuah pagoda sejak Senin, kembali dipindahkan setelah situasi memburuk. 

“Pihak berwenang mengatakan tempat ini tidak aman lagi,” ujar Seut Soeung, 30 tahun, saat beristirahat di pinggir jalan bersama keluarganya, seperti dimuat Reuters.

Seorang polisi yang enggan disebutkan namanya menambahkan bahwa evakuasi dilakukan akibat beberapa jet Thailand terbang di dekatnya.

Kedua negara telah lama mempersoalkan batas sepanjang 800 kilometer yang ditetapkan pada era kolonial. Pekan ini menjadi yang paling mematikan sejak bentrokan lima hari pada Juli lalu, yang menghancurkan puluhan orang dan memaksa lebih dari 300.000 warga mengungsi. 

Juru bicara Kementerian Pertahanan Thailand, Surasant Kongsiri, menyebut lebih dari 400.000 warga telah dievakuasi. 

Di sisi lain, juru bicara pertahanan Kamboja, Maly Socheata, mengatakan lebih dari 101.000 warga mengungsi, seraya menuduh, 

“Tentara Thailand menembak tanpa pandang bulu ke wilayah sipil dan sekolah dan terutama menyerang kuil Ta Krabey,” ungkapnya.

Militer Thailand membalas dengan menuding pasukan Kamboja menembakkan roket pada hari Rabu pagi yang jatuh di dekat Rumah Sakit Phanom Dong Rak di Provinsi Surin. Staf medis dan pasien kritis dievakuasi ke tempat aman. 

Ketegangan juga berdampak pada ajang olahraga, setelah Kamboja menarik diri dari Asian Games Tenggara di Thailand karena alasan keamanan.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Wamenko Dradjad: Penilaian MSCI Tidak Selalu Benar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 16:23

Trump Bicara Soal Denuklirisasi dengan Rusia dan Tiongkok

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:43

PGN Perkuat Efisiensi dan Daya Saing Bisnis Melalui Inisiatif Dekarbonisasi Berkelanjutan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:22

Kawasan Industri Diajak Cak Imin Bantu Korban Karhutla

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:11

OJK Denda DSSA, BREN, CUAN Rp2,1 Triliun, Sanksi 835 Pihak Tembus Rp390 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:03

DIM RUU Migas Hampir Rampung 90 Persen

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:00

Airlangga Heran MSCI Mendadak Ancam Cabut Status Emerging Market RI Usai Bertemu Menkeu-BI di Bangkok

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:52

Pimpin Nasdem Garut, Lola Nelria: Partai Harus Hadir dalam Kehidupan Masyarakat

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:46

Houthi Serang Istana Presiden Yaman, Lima Meninggal Dunia

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:41

Kopdes Butuh Talenta Utuh agar Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Desa

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:34

Selengkapnya