Berita

Warga Kongo yang mengungsi akibat konflik bersenjata. (Anadolu Agency)

Dunia

Ratusan Ribu Warga Kongo Ngungsi Buntut Konflik Bersenjata

KAMIS, 11 DESEMBER 2025 | 14:09 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Konflik antara kelompok M23 dan Tentara Republik Kongo kembali meledak. Padahal beberapa hari lalu Presiden Félix Tshisekedi dan Presiden Rwanda Paul Kagame baru menandatangani kesepakatan damai di Washington.

Pertempuran memuncak setelah M23 merebut sejumlah wilayah, termasuk kota strategis Uvira yang berbatasan dengan Burundi. Kota itu dilaporkan kosong dari pasukan nasional.

"Tak ada tentara Kongo yang tampak karena sebagian besar mereka naik perahu kemarin menyeberang ke Provinsi Tanganyika," ujar warga Alain Uaykani, dikutip dari Al Jazeera, Kamis 11 Desember 2025. 


Menurut warga, keadaan Kota Uvira kacau. Sebanyak tiga ledakan bom dan tembakan terdengar di sekitar kota. Keadaan ini memaksa sekitar 200.000 warga di Kongo timur mengungsi.

Sementara itu, Amerika Serikat, Uni Eropa, dan delapan negara Eropa menuduh Rwanda tetap membantu operasi kelompok itu. PBB menyebut militer Rwanda secara de facto mengendalikan M23.

Hingga kini, PBB mencatat setidaknya 74 orang tewas dan 83 orang luka-luka sejak serangan terbaru dimulai awal bulan. Ribuan warga menyeberang ke Burundi, dengan lebih dari 8.000 kedatangan per hari.

Presiden Tshisekedi menyebut serangan itu sebagai ancaman langsung terhadap kedaulatan negaranya. Ia menegaskan bahwa Kongo menghadapi 'perang proksi' yang memperebutkan wilayah kaya mineral dan sumber ekonomi penting lainnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Ini Pemicu Perubahan Sikap Jokowi ke Prabowo

Minggu, 18 Oktober 2026 | 08:15

Prancis Membara, Demonstran Bakar Gedung Pemerintah hingga Jarah Toko

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:57

OMC di Sumsel Turunkan Polusi Asap dari Kategori Berbahaya

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:40

Kopdes Buka Peluang Kerja dan Usaha bagi Generasi Muda

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:32

Gerindra Pilih Redam Polemik Gibran

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:21

Dua Tahun Rezim Prabowo-Gibran: Double-Track Menuju Swasembada Energi

Minggu, 18 Oktober 2026 | 06:55

Ketum BPP HIPMI Ajak Pelaku Usaha Tetap Optimistis di Tengah Gejolak Pasar

Minggu, 18 Oktober 2026 | 06:23

Seorang Peserta ITB Ultra Marathon 2026 Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 05:47

Desa dalam Otonomi Terpasung

Minggu, 18 Oktober 2026 | 05:21

Operasi Badai Kasuari Sukses Rampas Kembali Persenjataan OPM

Minggu, 18 Oktober 2026 | 04:59

Selengkapnya