Berita

Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Rusia Vladimir Putin (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Dunia

Dua Kali Putin Tawarkan Kerja Sama Nuklir ke Prabowo

KAMIS, 11 DESEMBER 2025 | 11:18 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Rusia Vladimir Putin untuk kedua kalinya menawarkan kerja sama pengembangan teknologi nuklir kepada Presiden RI Prabowo Subianto. 

Tawaran terbaru disampaikan saat Prabowo bertemu Putin di Istana Kremlin, Moskow, Rabu, 10 Desember 2025 waktu setempat.

Dalam pertemuan tersebut, Putin menyampaikan bahwa dirinya mengetahui Indonesia tengah menyiapkan berbagai langkah strategis di sektor energi, salah satunya energi nuklir.


“Kita memiliki prospek yang sangat baik di bidang energi, termasuk energi nuklir. Saya mengetahui bahwa Indonesia memiliki rencana di bidang ini," ujar Presiden Rusia.

Untuk itu, Putin menawarkan kerja sama dengan melibatkan pakar nuklir Rusia guna mendukung pengembangan proyek energi Indonesia.

"Bila Yang Mulia memandang perlu untuk melibatkan para pakar Rusia, kami selalu bersedia bekerja sama,” ujar Putin.

Adapun tawaran pertama disampaikan pada 19 Juni 2025, saat keduanya bertemu dalam rangka Peringatan 75 Tahun Hubungan Diplomatik Rusia-Indonesia di Istana Konstantinovsky, Saint Petersburg.

“Kami terbuka untuk kerja sama dengan mitra Indonesia di bidang nuklir. Kami juga berkeinginan untuk merealisasikan proyek nuklir di bidang damai, termasuk bidang kesehatan, pertanian, dan pelatihan staf,” ujar Putin saat itu. 

Rusia, melalui perusahaan-perusahaan energi dan teknologi canggihnya, dikenal memiliki pengalaman panjang dalam proyek nuklir sipil di berbagai negara.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya