Berita

Kondisi Desa Sekumur, Kecamatan Sekerak, Aceh Tamiang usai dilanda banjir bandang. (Foto: kiriman warga)

Nusantara

Dua Langkah Paksa Pemerintah Pusat Cepat Tangani Bencana Aceh

KAMIS, 11 DESEMBER 2025 | 08:28 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Hanya ada dua langkah yang bisa memaksa pemerintah pusat benar-benar bergerak cepat menangani bencana di Aceh. Bukan sekadar taktis tapi sekaligus ditakuti para menteri.

“Pak Presiden Prabowo, Bapak umumkan secara mendadak jika Bapak segera berkantor di Aceh, di Banda Aceh, selama 7 hari,” kata pengamat politik dan pemerintahan Risman Rachman dikutip dari akun Facobook miliknya pagi ini, Kamis, 11 Desember 2025.

Menurut Risman, pengumuman mendadak akan jadi “alarm perang” di telinga para menteri dan pejabat tinggi. Begitu presiden memutuskan berkantor di Aceh, kata dia, menteri, TNI, Polri, hingga birokrasi daerah akan otomatis bergerak.


“Sejak saat itu, semua akan bergerak mencari cara memastikan listrik, air dan birokrasi berfungsi, dan bekerja lebih dari biasanya,” terangnya.

Ia menambahkan, para pejabat bukan hanya menggerakkan unit masing-masing tapi juga akan terpaksa mengerahkan jejaring, relasi, bahkan kantong pribadi.

“Itu karena mereka akan mencari ‘muka’ kepada Bapak (Presiden). Satu hal yang mereka takuti, diganti,” sindir Risman.

Skenario kedua tak kalah ekstrem. Risman membayangkan Presiden Prabowo tiba di Aceh, lalu langsung memimpin rapat khusus penanganan bencana. Setelah itu, presiden mengumumkan rencana perjalanan darat melintasi daerah-daerah terdampak.

“Di Aceh, Bapak pimpin rapat khusus, umumkan Bapak akan melakukan perjalanan darat ke arah Utara, bergerak ke Tengah, kembali menuju ke Timur,” ucapnya.

Jika skenario itu dilakukan, Risman yakin efeknya akan langsung terasa. Minimal jembatan-jembatan darurat akan terbangun segera dan memutus isolasi.

"Jika sudah bisa lewat kendaraan, distribusi logistik dan barang ekonomi segera lancar,” tulisnya lagi.

Risman menutup analisisnya dengan gambaran dramatis. Setrlah selesai berkantor di Aceh, Presiden menuju Sumatera Utara melalui jalur darat, disambut rakyat yang sudah merasakan perubahan cepat.

“Di jalan Bapak bisa tersenyum dan rakyat Aceh akan menyertakan dengan doa,” katanya.

Risman menyebut dua langkah ekstrem ini sebagai opsi terakhir. Jika tidak dilakukan ia khawatir Aceh akan mengambil jalannya sendiri dalam menghadapi bencana, sebuah sinyal keras yang seharusnya tak diabaikan Jakarta.

“Ini langkah yang ditakuti oleh menteri. Tapi inilah langkahnya. Dan ini seruan terakhir. Selebihnya, Aceh bisa jadi meninggalkan Pusat dalam menangani bencana,” kata dia mengingatkan keras.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya