Berita

Wamendikdasmen Fajar Riza Ul Haq. (Foto: Humas Kemendikdasmen)

Nusantara

Wamen Fajar Ajak Siswa Miliki Empati terhadap Korban Bencana Sumatera

KAMIS, 11 DESEMBER 2025 | 05:09 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq mengajak anak-anak Indonesia untuk menumbuhkan empati dan semangat membantu sesama, khususnya kepada masyarakat yang terdampak banjir bandang di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. 

Hal itu ia sampaikan dalam Puncak Apresiasi Semarak Sahabat Sekolah Dasar beberapa waktu lalu di Jakarta.

Dalam dialog hangat bersama peserta didik sekolah dasar dari berbagai daerah, Wamen Fajar menegaskan bahwa kepedulian sosial merupakan fondasi utama dalam pembentukan karakter sejak dini.


“Adik-adik semua adalah anak Indonesia bebat. Mari kita doakan saudara-saudara kita dan teman-teman kita yang sedang mengalami musibah. Kita biasakan saling menolong dan menumbuhkan empati sejak kecil,” ucap Wamen Fajar dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Rabu, 10 Desember 2025.

Menurutnya, pembiasaan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7 KAIH) menjadi bekal penting bagi anak-anak Indonesia untuk tumbuh sebagai pribadi yang berkarakter dan berkepekaan sosial.
“Membiasakan 7 KAIH adalah tips menjadi anak sukses. Ajak juga teman-temannya. Termasuk dengan bermain bersama teman sepulang sekolah, belajar bekerja sama, dan saling menghargai,” lanjutnya.

Pada sesi dialog Anak Indonesia Hebat dengan Wamen Fajar, Ben, siswa sekolah dasar dari Sumatra Barat, menanyakan pesan agar menjadi Anak Indonesia Hebat. Menanggapi hal tersebut, Wamen Fajar kembali menekankan pentingnya empati dan solidaritas, khususnya saat saudara sebangsa menghadapi bencana alam.

Dialog berikutnya bersama Rensi, siswa SD dari Mimika, membahas tips menjadi Wakil Menteri Pendidikan. Wamen Fajar berbagi pengalaman masa kecilnya.

“Saya dulu suka berbagi seperti adik-adik semua, gemar membaca buku, terutama sejarah dan bermain bersama teman-teman. Kebiasaan-kebiasaan yang saya lakukan dulu sama seperti yang dilakukan adik-adik sekarang, yaitu membiasakan 7 KAIH,” tuturnya.

Sementara itu, dalam dialog bersama Sofia Humaira, siswa dari Banjarmasin, Wamen Fajar menegaskan pentingnya belajar sepanjang hayat.

“Kuncinya rajin belajar, perbanyak membaca buku, hormati orang tua dan guru. Teruslah menuntut ilmu selama kita masih memiliki kesempatan,” pesannya.

Dalam laporannya, Direktur Sekolah Dasar Kemendikdasmen Salim Somat menyampaikan bahwa Program Sahabat Sekolah Dasar Tahun 2025 melibatkan 80 tim dari 37 provinsi yang melaksanakan aksi nyata penguatan pendidikan karakter melalui penerapan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. 

"Harapannya program ini mendorong tumbuhnya budaya positif, penguatan manajemen kelas, dan meningkatnya tanggung jawab peserta didik melalui kolaborasi Catur Pusat Pendidikan" ungkapnya.

Di akhir, Wamen Fajar, menegaskan bahwa pendidikan karakter harus ditanamkan sejak dini dan diwujudkan melalui tindakan nyata, terutama dalam menumbuhkan empati dan kepedulian sosial.

“Dari sekolah dasar, kita menanamkan empati sejak dini, belajar merasakan, peduli, dan bergerak menolong sesama. Anak-anak yang hari ini dibiasakan peduli, kelak akan tumbuh menjadi generasi yang kuat, berakhlak, dan mempersatukan Indonesia,” tegas Wamen Fajar.

Ia berharap Semarak Sahabat Sekolah Dasar tahun ini menjadi momentum penguat gerakan nasional dalam membangun pendidikan karakter, sehingga empati dan solidaritas sosial tumbuh sebagai kebiasaan hidup anak-anak Indonesia, terutama dalam merespons musibah dan tantangan kemanusiaan.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

KPK Terbitkan Sprindik Baru Terkait TPPU Wali Kota Madiun Maidi

Rabu, 23 September 2026 | 18:27

Pemerintah Sediakan Pendidikan Gratis Mulai TK hingga SMA Lewat Dana BOS

Rabu, 23 September 2026 | 18:19

IHSG-Rupiah Kompak Parkir di Zona Hijau Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 23 September 2026 | 17:58

Beli Tiket MotoGP Indonesia 2026 via wondr by BNI Diskon hingga Rp300 Ribu

Rabu, 23 September 2026 | 17:41

Anggota DPRD Hingga Petinggi LSM Diperiksa KPK dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 23 September 2026 | 17:38

Prabowo Bentuk Tim Khusus Kaji Rencana Gratiskan Kuliah di PTN

Rabu, 23 September 2026 | 17:34

Bos BI Ungkap Investasi Asing Masuk RI Rp7,1Triliun, Ditopang SBN

Rabu, 23 September 2026 | 17:18

Legislator Nasdem Dorong Pembenahan Pelayaran, Belajar dari Kereta Api

Rabu, 23 September 2026 | 17:09

Pemerintah Bisa Lebih Repot Bila Daya Beli Kelas Menengah Terus Tertekan

Rabu, 23 September 2026 | 17:01

Prabowo Pantau Karhutla Sumatra-Kalimantan, 209,78 Hektare Masih Dipadamkan

Rabu, 23 September 2026 | 16:52

Selengkapnya