Berita

Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia (tengah) memberikan keterangan pers usai menghadiri acara Bimbingan Teknis DPRD Provinsi, Kota, dan Kabupaten dari Partai Golkar di Hotel Bidakara, Jakarta. (Foto: RMOL/Bonfilio Mahendra)

Politik

Bahlil Sibuk Bimtek DPRD, Tak Tahu Kader Ditangkap KPK

RABU, 10 DESEMBER 2025 | 22:19 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, mengaku belum mengetahui penangkapan Bupati Lampung Tengah yang juga kader beringin, Ardito Wijaya, oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Saat kabar operasi tangkap tangan (OTT) merebak, Bahlil tengah menghadiri agenda Bimbingan Teknis (Bimtek) DPRD Provinsi, Kota, dan Kabupaten tahap II Tahun 2025 Partai Golkar di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan.

"Saya belum dapat info, ya," kata Bahlil saat ditemui di lokasi Bimtek, Rabu malam, 10 Desember 2025.


Meski begitu, Bahlil menegaskan Partai Golkar menghormati proses hukum yang berjalan. Ia meminta untuk mengedepankan asas praduga tak bersalah.

"Kita hormati semua proses hukum dengan mengedepankan asas praduga tak bersalah," tegasnya.

Sekjen Partai Golkar Muhammad Sarmuji mengakui Ardito Wijaya merupakan kader baru beringin. Bahkan, Ardito disebut belum lama bergabung.

"Ya sepertinya baru masuk, belum mantap betul. Dulu dia nyalon di pilkada pakai partai lain. Ini baru kelihatan masuk beberapa saat lalu," kata Sarmuji dikonfirmasi RMOL di lokasi yang sama.

Kabar penangkapan Ardito dibenarkan Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto. Ardito ditangkap bersama empat orang lainnya tengah terlibat transaksi suap.

"Suap proyek," ujar Fitroh singkat.

Ardito Wijaya sudah digelandang ke Gedung Merah Putih KPK. Tiba sekitar pukul 20.15 WIB, Ardito yang sebelumnya adalah kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tampak mengenakan jaket loreng, topi putih, serta membawa koper berwarna biru.

Saat ditanya soal isu kabur sebelum ditangkap, Ardito membantah keras.

"Nggak, saya di rumah saja," katanya.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

Klaim Bahlil soal Energi Aman Patut Dipertanyakan

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:10

Kabut Perang Selimuti Wall Street, Nasdaq Jatuh Paling Dalam

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:09

Trump Perpanjang Jeda Serangan ke Iran

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:02

Tanpa Perencanaan, Pendatang Baru Berpotensi Jadi Beban

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:01

OJK Prediksi Sejumlah Bank Besar akan Naik Kelas ke KBMI IV pada 2026

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:45

Harga Emas Anjlok Tertekan Dolar AS dan Proyeksi Suku Bunga Tinggi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:34

Bursa Eropa Tumbang, Indeks STOXX 600 Dekati Fase Koreksi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:21

Pertama dalam Sejarah, Tanda Tangan Presiden Donald Trump akan Dicetak di Dolar AS

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:07

Ekonomi Indonesia: Makro Sehat, Mikro Sekarat

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:35

Bekas Kepala KSOP Belawan Jadi Tersangka Skandal PNBP

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:24

Selengkapnya