Berita

Presiden FIFA Gianni Infantino dan Presiden AS Donald Trump. (Foto: Reuters)

Dunia

Presiden FIFA Dilaporkan Gegara Puji Trump Berlebihan

RABU, 10 DESEMBER 2025 | 13:37 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Presiden Federasi Sepakbola Internasional (FIFA) Gianni Infantino dibidik masalah pelanggaran etika gara-gara menyampaikan pujian yang berlebihan terhadap Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Apalagi FIFA juga menganugerahkan Hadiah Perdamaian FIFA pertama kalinya kepada Trump. 

Kelompok hak asasi manusia FairSquare mengatakan pada Selasa 9 Desember 2025, pihaknya telah mengajukan pengaduan kepada komite etik FIFA. Mereka mengklaim bahwa perilaku FIFA bertentangan dengan kepentingan bersama komunitas sepak bola global.

Pengaduan tersebut bermula dari pemberian penghargaan perdamaian perdana FIFA kepada Trump oleh Infantino selama pengundian Piala Dunia 2026 pada 6 Desember 2025 yang akan dimainkan di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko pada bulan Juni dan Juli 2026.


"Keluhan ini bukan hanya tentang dukungan Infantino terhadap agenda politik Presiden Donald Trump," kata direktur program FairSquare, Nicholas McGeehan, dikutip dari Al Jazeera, Rabu 10 Desember 2025.

Menurut pengaduan yang diajukan kepada FIFA, pemberian hadiah perdamaian kepada seorang pemimpin politik yang sedang menjabat merupakan pelanggaran nyata terhadap kewajiban netralitas FIFA.

Menurut FairSquare, jika Infantino bertindak secara sepihak dan tanpa wewenang hukum apa pun, ini harus dianggap sebagai penyalahgunaan kekuasaan yang sangat serius.

FairSquare juga menunjuk pada upaya lobi Infantino di media sosial awal tahun ini agar Trump menerima Hadiah Nobel Perdamaian atas perannya dalam konflik Israel-Gaza. FairSquare berharap komite independen FIFA meninjau tindakan Infantino tersebut.

Tindakan disiplin dari Komite Etika FIFA nantinya dapat mencakup peringatan, teguran, dan bahkan denda. Pelatihan kepatuhan juga dapat diperintahkan, sementara larangan dapat dikenakan pada partisipasi dalam aktivitas yang berkaitan dengan sepak bola.

Terkait hal ini, Infantino belum memberikan tanggapan langsung, dan FIFA mengatakan tidak akan berkomentar mengenai potensi kasus tersebut.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Legislator Nasdem: Bukan Hal Sulit bagi Polri Kejar Spam Judol

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:57

Aksi Dramatis Anggota TNI Selamatkan Balita dari Cengkeraman Paman Sakau

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:45

Sempat Lolos OTT KPK, Bos PT MSA Fika Nur Alawi Resmi Pakai Rompi Oranye

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:35

Lagu ‘Mas Bahlil Ganteng’ Berdampak Positif terhadap Citra Golkar

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:10

Cak Imin Pastikan Sekolah Rakyat Sukoharjo Siap Sambut Tahun Ajaran Baru

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:07

Telkom Akses Perkuat Kompetensi SDM Digital di Daerah 3T

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:48

Aliansi Kontraktor Geruduk Sudin PRKP Jakut Gegara Dugaan Monopoli Proyek

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:41

Peresmian Kantor UN Tourism Kukuhkan Spanyol di Garda Terdepan Multilateralisme

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:30

Kejagung Endus Dugaan Keterlibatan Kolonel TNI Aktif dalam Korupsi MBG

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:25

Baru Tiga Bulan Menjabat, Dirut Pos Indonesia Mundur

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:21

Selengkapnya