Berita

Tim Program Pertamina Peduli menembus desa putus akses dan akses terbatas di perbatasan Sumatera Utara dan Aceh. (Foto: PT PGN)

Nusantara

Pertamina Peduli Salurkan Bantuan di Desa Putus Akses di Aceh Tamiang

RABU, 10 DESEMBER 2025 | 13:13 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) sebagai Subholding Gas Pertamina dan bersama Program Pertamina Peduli menembus salah satu desa putus akses dan akses terbatas di perbatasan Sumatera Utara dan Aceh tepatnya Desa Kampung Alur Mentawak, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Selasa 9 Desember 2025. 

Terdapat tiga dusun terdampak dimana salah satu dusun masih belum dapat diakses baik kendaraan roda dua maupun empat. 

Upaya ini dilakukan bersama warga yang dengan penuh semangat bergotong royong menempuh jalur ekstrem untuk menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak banjir dan longsor yang melanda wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat beberapa waktu yang lalu.


Akibat akses yang masih terputus akibat longsor, tim PGN harus terlebih dahulu melangsir bantuan hingga titik terdekat yang masih dapat dilalui kendaraan roda empat. Dari lokasi tersebut, dengan dukungan warga, tim PGN melanjutkan perjalanan menggunakan motor trail angkut sawit untuk menembus jalur licin dan terjal hingga mencapai permukiman warga yang membutuhkan bantuan.

“Kami bersyukur bantuan akhirnya bisa menjangkau desa yang selama beberapa hari terisolir," kata Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman melalui keterangan tertulis di Jakarta, Rabu 10 Desember 2025.

Division Head Corporate Social Responsibility (CSR) PGN, Krisdyan Widagdo Adhi yang terjun langsung di lapangan menjelaskan bahwa bantuan yang dibawa kali ini disiapkan berdasarkan kebutuhan mendesak warga terdampak. 

Ia menyebutkan bahwa PGN menyalurkan berbagai kebutuhan pokok seperti 600 kilogram beras, 75 dus mi instan, 20 papan telur, 175 kilogram minyak, biskuit dan air minum 1,5 liter 200 kardus, serta perlengkapan penting lainnya seperti obat-obatan, vitamin, dan popok bayi.

Selain itu, PGN juga membawa sejumlah set kompor rumah tangga dua tungku dan set kompor tungku tunggal industri, serta pasokan gas elpiji Bright Gas. 

“Dengan bantuan pangan dan peralatan tersebut, harapannya warga bisa membuat dapur umum untuk memasak dan memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari meski kondisi masih terbatas,” kata Krisdyan.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Pelajar Islam Indonesia Kutuk Trump dan Netanyahu

Rabu, 04 Maret 2026 | 10:08

Prabowo Tunjukkan Soliditas Elite Lewat Pertemuan dengan Mantan Presiden

Rabu, 04 Maret 2026 | 10:08

Bupati Pekalongan Dikabarkan Telah Jadi Tersangka Dugaan Benturan Kepentingan PBJ

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:45

Masihkah Indonesia Konsisten dengan Politik Luar Negeri Bebas Aktif?

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:43

KPK Buka Peluang Periksa BPN Depok soal Suap Lahan PT KD

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:38

Irak Ikut Pangkas Produksi, Harga Minyak Makin Naik

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:21

Pertemuan Elite jadi Cara Prabowo Redam Polarisasi Politik

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:15

Bursa Asia Anjlok, Kospi Jatuh Paling Dalam

Rabu, 04 Maret 2026 | 08:51

Harga Emas Dunia Terkoreksi Gara-gara Dolar AS

Rabu, 04 Maret 2026 | 08:41

Menaker Tetapkan Tenggat BHR Ojol 2026: Paling Lambat H-7 Lebaran

Rabu, 04 Maret 2026 | 08:26

Selengkapnya