Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Saham-saham Wall Street Bergerak Tipis

RABU, 10 DESEMBER 2025 | 08:37 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Amerika Serikat sedikit melemah karena investor menunggu keputusan The Fed yang diperkirakan akan memangkas suku bunga seperempat poin.

Dikutip dari Reuters, Rabu 10 Desember 2025, pada penutupan Selasa indeks bergerak tipis. Dow Jones turun 0,38 persen, S&P 500 melemah tipis 0,09 persen, sementara Nasdaq justru naik 0,13 persen. Indeks saham berkapitalisasi kecil, Russell 2000, sempat mencetak rekor intraday sebelum akhirnya ditutup menguat 0,2 persen.

Kinerja sektor keuangan menjadi penekan utama pasar. S&P 500 Bank Index yang sempat naik hampir 1 persen justru berbalik turun 2 persen setelah JPMorgan memperingatkan biaya operasionalnya bisa melonjak hingga sekitar 105 miliar Dolar AS pada 2026. Saham JPMorgan langsung anjlok 4,7 persen, menjadi penurunan harian terbesar sejak April.


Sektor energi justru tampil apik dengan kenaikan 0,7 persen, menjadi kelompok dengan performa terbaik. Sebaliknya, sektor kesehatan turun mendekati 1 persen dan menjadi yang paling lemah. 

Pergerakan saham teknologi terlihat tidak stabil, terutama setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan akan mengizinkan Nvidia mengekspor chip H200 ke China dengan biaya 25 persen. Namun laporan Financial Times menyebut Beijing berencana membatasi akses terhadap chip tersebut. Saham Nvidia akhirnya ditutup melemah 0,3 persen, sementara indeks semikonduktor Philadelphia turun tipis 0,04 persen.

Di tengah panasnya kabar akuisisi, saham Warner Bros melesat 3,8 persen, Paramount naik 0.5 persen, sedangkan Netflix turun 0,08 persen.

Populer

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

Eks Relawan: Jokowi Manusia Nggedabrus

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:33

UPDATE

Wall Street Menguat Ditopang Kebangkitan Saham Teknologi

Selasa, 10 Februari 2026 | 08:11

Pemerintah Pastikan Beras Nasional Pasok Kebutuhan Jamaah Haji 2026

Selasa, 10 Februari 2026 | 08:07

KPK Akan Panggil Lasarus dan Belasan Anggota Komisi V DPR Terkait Kasus Suap DJKA

Selasa, 10 Februari 2026 | 07:49

Harga Emas Dunia Melejit, Investor Antisipasi Kebijakan The Fed 2026

Selasa, 10 Februari 2026 | 07:36

Menhaj Luncurkan Program Beras Haji Nusantara

Selasa, 10 Februari 2026 | 07:18

Raja Charles Siap Dukung Penyelidikan Polisi soal Hubungan Andrew dan Epstein

Selasa, 10 Februari 2026 | 07:15

Prabowo Paham Cara Menangani Kritik

Selasa, 10 Februari 2026 | 07:09

Saham UniCredit Melejit, Bursa Eropa Rebound ke Level Tertinggi

Selasa, 10 Februari 2026 | 07:00

Suara Sumbang Ormas

Selasa, 10 Februari 2026 | 06:57

Dirut BPR Bank Salatiga Tersangka Korupsi Kredit Fiktif

Selasa, 10 Februari 2026 | 06:40

Selengkapnya