Berita

Ilustrasi (Artificial Intelligence)

Bisnis

DXY Menguat Tipis, Sinyal Tenaga Kerja AS Perkuat Dolar

RABU, 10 DESEMBER 2025 | 07:18 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kurs Dolar AS di pasar uang New York menguat pada penutupan  perdagangan Selasa 9 Desember 2025 waktu setepat setelah data pasar tenaga kerja, melalui laporan JOLTS, menunjukkan lowongan kerja meningkat menjadi 7,67 juta, lebih tinggi dari perkiraan. 

Data ini memperkuat pandangan bahwa ekonomi AS masih tangguh menjelang keputusan suku bunga Federal Reserve.

Penguatan tersebut mendorong Dolar AS mendekati level tertinggi dua pekan terhadap Yen, naik 0,6 persen ke 156,845. Dolar AS juga menguat tipis terhadap Euro, yang melemah ke 1,1629 Dolar AS. 


Secara keseluruhan, Indeks Dolar AS (DXY), yang mengukur kinerja greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,1 persen menjadi 99,21.

Pasar kini menunggu hasil pertemuan the Fed. Pemangkasan suku bunga 25 bps dinilai hampir pasti, tetapi proyeksi suku bunga untuk 2026 akan menjadi kunci arah DXY selanjutnya. Jika proyeksi the Fed lebih dovish dari perkiraan, dolar berpotensi melemah; sebaliknya, sinyal lebih hawkish dapat memperkuat DXY.

Pergerakan mata uang lain juga turut memengaruhi dinamika dolar. Dolar Australia menguat setelah RBA mempertahankan suku bunga, sementara Yen sempat menguat tipis akibat permintaan aset aman usai gempa di Jepang. 

Yuan offshore dan Dolar Selandia Baru juga menguat moderat. Namun, secara keseluruhan, dolar tetap dominan menjelang keputusan the Fed.

Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

UPDATE

Pembangunan Gerai KDKMP di Tubaba Terkendala Masalah Lahan

Rabu, 07 Januari 2026 | 03:59

KDKMP Butuh Ekosistem Pasar Hingga Pendampingan Berkelanjutan

Rabu, 07 Januari 2026 | 03:43

Ziarah ke Makam Ainun Habibie

Rabu, 07 Januari 2026 | 03:23

Ketidaktegasan Prabowo terhadap Jokowi dan Luhut jadi Sumber Kritik

Rabu, 07 Januari 2026 | 02:59

Implementasi KDKMP Masih Didominasi Administrasi dan Kepatuhan Fiskal

Rabu, 07 Januari 2026 | 02:42

Aktivis Senior: Program MBG Simbol Utama Kebijakan Pro-Rakyat

Rabu, 07 Januari 2026 | 02:20

Kontroversi Bahlil: Anak Emas Dua Rezim

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:53

Rosan Ungkap Pembangunan Kampung Haji Baru Dimulai Kuartal Empat 2026

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:41

Tim Gabungan Berjibaku Cari Nelayan Hilang Usai Antar ABK

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:24

Pemerintah Harus Antisipasi Ketidakstabilan Iklim Ekonomi Global

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:02

Selengkapnya