Berita

Israel serbu Kompleks Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) di Yerusalem Timur. (Foto: Tangkapan Layar)

Dunia

Tentara Israel Serbu Kompleks UNRWA di Yerusalem

SELASA, 09 DESEMBER 2025 | 19:01 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Tentara Israel menggerebek kompleks Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) di Yerusalem Timur pada Senin 8 Desember 2025, lalu mengganti bendera PBB dengan bendera Israel 

Otoritas Israel masuk secara paksa dengan truk dan forklift dan menyita seluruh barang di dalam kantor.

"Semua komunikasi diputus. Perabotan, peralatan TI dan properti lain disita," kata Kepala UNRWA Philippe Lazzarini, dikutip dari CNN, Selasa 9 Desember 2025.


Polisi Israel menyebut penggerebekan itu dilakukan Pemerintah Kota Yerusalem sebagai proses penagihan utang, dengan total tunggakan sekitar 11 juta shekel atau Rp56 miliar. Mereka menegaskan langkah tersebut sebagai prosedur standar terhadap pihak yang menolak membayar pajak.

Di sisi lain, PBB membantah tuduhan Isael tersebut.

"Ini tidak berlaku berdasarkan konvensi umum yang mengatur hubungan antara PBB dan negara-negara anggota," ujar Juru bicara Sekretaris Jenderal PBB Stephane Dujarric.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menegaskan bahwa kompleks tersebut tetap milik PBB dan tidak dapat diganggu gugat serta kebal terhadap segala bentuk campur tangan.

UNRWA sendiri memegang peran vital bagi warga Palestina, mulai dari pendidikan untuk setengah juta siswa, layanan medis bagi 3.000 tenaga kesehatan, hingga dukungan pangan bagi hampir dua juta orang.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya