Berita

BNI memperluas bantuan tanggap darurat untuk korban bencana alam Sumatera. (Foto: Dok. BNI)

Bisnis

BNI Perluas Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Bencana Sumatera

SELASA, 09 DESEMBER 2025 | 16:36 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memperluas penyaluran bantuan tanggap darurat bagi masyarakat dan pegawai terdampak bencana alam di Sumatera Barat dan Sumatera Utara.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo menjelaskan, bantuan disalurkan secara bertahap melalui jaringan kantor BNI dan komunitas internal perusahaan, sejalan dengan evaluasi kebutuhan mendesak di lapangan.

"BNI berupaya memastikan bantuan dapat segera diterima oleh masyarakat dan pegawai yang membutuhkan, sekaligus memperluas jangkauan dukungan ke lebih banyak titik terdampak," ujar Okki dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 9 Desember 2025.


BNI telah menyalurkan bantuan berupa bahan pangan pokok, termasuk 85 ton beras, 17 ton gula, 17.000 liter minyak goreng, dan dukungan logistik lainnya. Selain itu, terdapat 284 pegawai terdampak yang juga memperoleh bantuan langsung dari perusahaan, baik berupa logistik maupun dukungan evakuasi.

Distribusi dilakukan melalui kolaborasi unit-unit kerja BNI, komunitas pegawai, serta lembaga sosial internal agar bantuan dapat terdistribusi secara merata dan cepat diterima oleh masyarakat terdampak.

"Solidaritas dari seluruh elemen BNI menjadi bagian penting dalam mempercepat pemulihan bagi para penyintas bencana," tambah Okki.

BNI juga melakukan penyaluran bantuan intensif di Sumatera Barat sejak 26 November hingga 4 Desember 2025. Bantuan mencakup 55,5 ton beras, 11,1 ton gula, dan 11.100 liter minyak goreng.

Bantuan didistribusikan di sejumlah titik terdampak seperti Kecamatan Koto Tangah, Pauh, Nagari Ulakan, Bukittinggi, Padang Pariaman, Pasaman, hingga Pesisir Selatan. Tiga pegawai BNI yang terdampak di wilayah ini juga telah mendapatkan dukungan langsung dari perusahaan.

Menurut Okki, dukungan BNI tidak berhenti pada penyaluran tahap awal. Monitoring lapangan terus dilakukan untuk mengidentifikasi kebutuhan tambahan dan memastikan kelancaran bantuan lanjutan.

"Upaya ini merupakan komitmen kami untuk hadir bagi masyarakat dan pegawai yang membutuhkan dukungan cepat," ujarnya.

BNI bersama Keluarga Besar BUMN juga memastikan penyaluran bantuan dilakukan secara sinergis melalui koordinasi dengan Danantara Indonesia. Melalui mekanisme ini, pengiriman bantuan dapat dilakukan lebih terarah dan sesuai prioritas kebutuhan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya