Berita

Lima pimpinan KPK saat meluncurkan hasil SPI Nasional 2025. (Foto: RMOL/Jamaludin)

Hukum

Skor Survei Penilaian Integritas Masih Rentan

SELASA, 09 DESEMBER 2025 | 14:48 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) tahun 2025 pada acara puncak peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2025. Secara nasional, skor mengalami peningkatan menjadi 72,32 dari tahun lalu.

Hal itu disampaikan langsung Ketua KPK, Setyo Budiyanto dalam acara puncak peringatan Hakordia 2025 yang diselenggarakan di Komplek Kepatihan Yogyakarta, Selasa 9 Desember 2025.

"Skornya memang meningkat, ada sekitar 0,9 dibandingkan tahun sebelumnya,” kata Setyo dalam sambutannya.


Adapun pada 2024, skor SPI berada di angka 71,53. Meski begitu, Setyo bilang, peningkatan tersebut masih belum cukup.

"Secara rata-rata skor ini masih rentan," tegas Setyo.

Kondisi itu, kata Setyo, tidak boleh hanya dimaknai sebagai angka semata, tetapi menunjukkan bahwa perilaku korupsi di masing-masing tempat masih ada.

Untuk itu, Setyo mengajak semua kementerian/lembaga, hingga pemerintah daerah untuk melakukan perbaikan.

"Kalau mau detail bapak, ibu bisa menugaskan inspektoratnya untuk hadir bersama dengan Kedeputian Pencegahan dan Monitoring nanti dibedah. Di bagian apa yang risiko integritasnya masih rendah," pungkas Setyo.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK, Aminuddin mengatakan, SPI dilaksanakan pada 1 Agustus-31 Oktober 2025. Ada 657 instansi kementerian, lembaga, BUMN, serta pemerintah daerah yang disertakan dalam kegiatan tersebut.

"Partisipasinya melibatkan berbagai perspektif, mulai dari internal instansi, pengguna layanan, hingga para ahli dan pemangku kepentingan dengan total responden mencapai 837.693 orang," kata Aminuddin.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

IHSG Terkoreksi 1,97 Persen, Mayoritas Saham Berakhir di Zona Merah

Jumat, 06 November 2026 | 12:31

Ekonom Soroti Potensi Konflik Kepentingan CIO Danantara

Jumat, 06 November 2026 | 12:22

Menperin Ungkap Strategi Hadapi Tekanan Industri Tembakau

Jumat, 06 November 2026 | 12:11

Ketum Partai dan Pejabat yang Terlibat Penyadapan Presiden Harus Jadi Tersangka

Jumat, 06 November 2026 | 12:01

Di Tengah Polemik Ijazah, Pengaruh Politik Jokowi Masih Jadi Perhatian

Jumat, 06 November 2026 | 11:51

Bantah Narasi Deindustrialisasi, Menperin: Industri RI Tidak Gelap

Jumat, 06 November 2026 | 11:40

Indonesia-Somalia Bahas Peluang Kerja Sama Perikanan hingga Keamanan Maritim

Jumat, 06 November 2026 | 11:34

Cokbang Buka Peluang Ekonomi Baru dari Kakao Sabang

Jumat, 06 November 2026 | 11:30

KPK Periksa Komisaris PT Murakabi Media Indonesia di Kasus Asuransi Pelni

Jumat, 06 November 2026 | 11:29

Utang Paylater Masyarakat di Bank Tembus Rp31,5 Triliun hingga September 2026

Jumat, 06 November 2026 | 11:16

Selengkapnya