Berita

Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X. (Foto: RMOL/Jamaludin)

Hukum

Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia

Pesan Sultan HB X: Mencuri Pasti Meninggalkan Jejak

SELASA, 09 DESEMBER 2025 | 14:40 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X menyebut bahwa setiap pencuri pasti meninggalkan jejak. Untuk itu, setiap orang harus menjauhi pikiran untuk berbuat jahat.

Begitu pesan yang disampaikan Sultan saat memberikan sambutan di acara Puncak Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2025 yang diselenggarakan di Komplek Kepatihan Yogyakarta, Selasa 9 Desember 2025.

Dalam sambutannya, Sultan mengutip nasihat Raja pertama Kasultanan Yogyakarta, Hamengku Buwono (HB) I. Dalam ajaran serat piwulang tambayan, kata Sultan, setiap orang harus menjauhi pikiran berbuat jahat.


"Yaitu bunyinya dari alasnya, 'dan janganlah sampai melampaui batas oleh durjono yang mendekat, waspadalah gerak-geriknya jangan terpengaruh keinginan mencuri karena sungguh berat konsekuensinya. Mencuri, pastilah meninggalkan jejak. Singkirkanlah jauh-jauh pikiran untuk berbuat jahat dan tinggalkan perilaku kotor," kata Sultan.

Sultan mengatakan bahwa upaya pencegahan korupsi di wilayahnya sudah dilakukan dari masyarakat. Salah satunya, reformasi kalurahan sebagai instrumen utama mewujudkan tata kelola yang transparan dan partisipatif.

Di mana Sultan sudah meneken Peraturan Gubernur (Pergub) DI Yogyakarta nomor 40/2023 yakni strategi pencegahan korupsi diarahkan pada penguatan tata kelola, digitalisasi administrasi, pengendalian gratifikasi serta peran pengawasan masyarakat.

"Komitmen Pemda DIY dalam berbagai instrumen nasional seperti Pariworo, Anti Corruption Monitoring, Controlling Surveillance for Prevention, serta implementasi Strategi Nasional Pencegahan Korupsi," kata Sultan.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya