Berita

Presiden AS, Donald Trump (Foto: Getty Image)

Dunia

Trump Sebut Denda Uni Eropa kepada X sebagai Langkah Keliru

SELASA, 09 DESEMBER 2025 | 14:32 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut keputusan Uni Eropa menjatuhkan denda 120 juta Euro kepada platform X sebagai langkah keliru.

Ia menilai sanksi itu berlebihan dan menjadi tanda bahwa Eropa sedang bergerak ke arah yang mengkhawatirkan.

Berbicara kepada wartawan di Gedung Putih, Trump mengatakan ia akan menerima penjelasan lengkap mengenai kasus tersebut, namun sejak awal memandang keputusan Uni Eropa tidak tepat.


“Saya tidak berpikir itu benar. Eropa harus sangat berhati-hati. Eropa sedang menuju arah yang buruk. Sangat buruk," ujar Trump, seperti dikutip dari Reuters, Selasa, 9 Desember 2025.

Denda tersebut dijatuhkan setelah regulator UE menyimpulkan bahwa X melanggar aturan transparansi digital dalam Digital Services Act (DSA), hasil investigasi dua tahun.

Pelanggaran itu terkait sistem centang biru yang dianggap menyesatkan, basis data iklan yang tidak memenuhi ketentuan, serta pembatasan akses data publik bagi para peneliti.

Elon Musk menanggapi sanksi tersebut dengan keras dan menegaskan bahwa X justru melindungi kebebasan berpendapat.

Sejumlah pejabat AS, termasuk Menteri Luar Negeri Marco Rubio dan Ketua FCC Brendan Carr, mendukung Musk serta menilai Uni Eropa sengaja menyasar perusahaan Amerika.

Wakil Presiden JD Vance juga ikut bereaksi. Dalam unggahan di X sebelum keputusan keluar, ia menuduh Uni Eropa ingin menghukum X karena tidak melakukan sensor.

“Uni Eropa seharusnya mendukung kebebasan berpendapat, bukan menyerang perusahaan Amerika,” tulisnya.

Pihak Uni Eropa membantah semua tudingan tersebut. Juru bicara Komisi Eropa, Thomas Regnier, mengatakan penegakan hukum dilakukan murni berdasarkan proses demokratis dan aturan yang berlaku.

“Kami tidak menargetkan siapa pun berdasarkan negara asalnya. Sama sekali tidak,” tegasnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Perlindungan Orang Utan Kalimantan dari Karhutla Terus Diperkuat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 03:43

Benarkah Hari Kliwon Lebih Rawan Kecelakaan?

Rabu, 14 Oktober 2026 | 03:17

Lindungi Kehidupan Nelayan, KKP Segel Tambak Udang Tak Berizin di Karimunjawa

Rabu, 14 Oktober 2026 | 02:46

Pasis Dikreg Seskoad Peroleh Doktrin Kepemimpinan dari Wapang TNI

Rabu, 14 Oktober 2026 | 02:20

Dampak MBG Bikin Konsumsi Protein Anak Naik hingga Hampir 80 Persen

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:57

Ekonomi Biru Dijaga, Nelayan Disejahterakan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:40

Peradi Profesional Dukung Langkah Presiden Bersih-bersih Mafia Tambang

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:16

DPR Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik di Batam-Bintan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:59

Staf Ahli Kapolri Pastikan Penanganan Maksimal Kabut Asap di Kalteng

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:43

Kepala BRAN dan Menteri PKP Bidik Percepatan Lahan untuk Rumah Rakyat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:20

Selengkapnya