Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Global

Trump Umumkan Bantuan Rp200 Triliun untuk Petani

SELASA, 09 DESEMBER 2025 | 13:16 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan paket bantuan senilai 12 miliar Dolar AS  (sekitar Rp200 triliun) untuk membantu para petani yang terdampak kebijakan tarif yang ia terapkan sendiri pada Senin, 8 Desember 2025 waktu setempat.

Trump mengatakan dana tersebut berasal dari pendapatan tarif impor yang dipungut pemerintah. 

“Yang kami lakukan adalah mengambil sebagian kecil dari dana itu, dan kami akan memberikannya kepada para petani sebagai bantuan ekonomi,” ujarnya, dikutip dari Al-Jazeera, Selasa 9 Desember 2025.


Sebagian besar dana (sekitar 11 miliar Dolar AS) akan dialirkan melalui program baru bernama Farmer Bridge Assistance, yang ditujukan untuk petani tanaman baris yang menanggung kerugian akibat perang dagang dan biaya produksi yang melonjak. Pemerintah masih menentukan alokasi untuk sisa dana sekitar 1 miliar Dolar AS.

Namun sejumlah lembaga riset menilai kondisi pertanian Amerika masih rentan. Universitas Missouri memperkirakan pendapatan bersih pertanian bisa turun lebih dari 30 miliar Dolar AS pada 2026 karena berkurangnya pembayaran pemerintah dan harga tanaman yang melemah. Asosiasi Kedelai Amerika juga memprediksi petani kedelai akan mencatat kerugian tahun ketiga berturut-turut pada 2025, tren yang sudah terjadi sebelum tarif diberlakukan.

Pemerintahan Trump mencoba menampilkan sisi optimistis dengan menyoroti kesepakatan antara Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping, yang mewajibkan Beijing membeli 12 juta ton kedelai AS tahun ini serta 25 juta ton per tahun dalam tiga tahun ke depan. 

Meski realisasinya masih jauh dari target, Gedung Putih mengklaim pembelian kedelai oleh Tiongkok berada “di jalur yang tepat”.

Secara keseluruhan, petani AS diperkirakan menerima hampir 40 miliar Dolar AS dalam bentuk subsidi dan bantuan pemerintah tahun ini, hasil dari kombinasi bantuan bencana dan program ekonomi.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

DPR Minta Pemerintah Perkuat Insfrastruktur Kesehatan

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:28

Obligasi Global Perdana Danantara Laris

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:13

Legislator PDIP Ini Janji Perjuangkan Alsintan

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:57

Pengurangan Angka Pelanggaran Jadi Indikator Keberhasilan Operasi Patuh Jaya 2026

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:44

KNMP Potensi Menjawab Kebutuhan Nelayan Kecil

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:30

Sinopsis dan Kisah Kelam Clayface, Musuh Ikonik Batman

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:19

Pemakzulan Gibran Harus Lewat Jalur Konstitusi, Bukan cuma Tekanan Politik

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:15

Jelang Pemilu, Oposisi Israel Klaim Netanyahu Tak Layak Pimpin Negara

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:58

Pemerintah Siapkan Skema Baru Pengadaan Energi, Negara Bakal Deal Langsung dengan Pemasok

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:57

KPU Perlu Fokus Benahi Pemilu 2029

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:53

Selengkapnya