Berita

PM Inggris Keir Starmer (Foto: EWN)

Dunia

PM Inggris Bikin Akun TikTok Meski Dilarang Pemerintah

SELASA, 09 DESEMBER 2025 | 12:08 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer membuat akun TikTok resmi meskipun aplikasi tersebut dilarang digunakan pada perangkat pemerintah. 

Langkah tersebut dinilai sebagai upaya baru Starmer untuk menjangkau pemilih muda di tengah menurunnya popularitas pemerintahannya.

Juru bicara kantor perdana menteri mengatakan bahwa peluncuran akun ini dilakukan dengan pengamanan ketat. 


“Keamanan telah diterapkan untuk mengoperasikan akun Perdana Menteri,” ujarnya, menegaskan bahwa penggunaan TikTok tetap berada dalam pengawasan, seperti dikutip dari AFP, Selasa, 9 Desember 2025. 

Dalam video pertamanya, Starmer mengajak publik mengikuti akun tersebut. 

"TikTok, follow me,” ucapnya sambil tampil bersama sang istri pada acara penyalaan lampu Natal di Downing Street. 

Video lainnya menampilkan momen Starmer menyambut Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, sebelum bergabung dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Kanselir Jerman Friedrich Merz untuk membahas proposal perdamaian Ukraina.

Pemerintah Inggris sendiri telah melarang penggunaan TikTok pada perangkat pemerintah sejak Maret 2023 karena kekhawatiran keamanan data terkait perusahaan induknya yang berbasis di China, ByteDance. 

“Pembatasan penggunaan aplikasi pada sebagian besar perangkat pemerintah tetap berlaku dan tidak ada perubahan kebijakan keamanan terkait TikTok,” kata juru bicara Starmer.

Terlepas dari larangan itu, peluncuran akun ini dipandang sebagai strategi komunikasi politik. Starmer baru-baru ini juga meluncurkan newsletter di platform Substack untuk menyampaikan agenda pemerintah. 

“Komunikasi sedang berubah, dan saya ingin menjadi bagian dari itu. Itulah alasan saya kini berada di Substack," tulis Starmer.

Upaya lain terlihat dari keterlibatan influencer, termasuk memberikan kursi baris depan kepada dua kreator konten keuangan pada konferensi pers terbaru. 

Pemerintah tampaknya berharap pesan-pesan kebijakan dapat sampai lebih cepat ke kelompok pemilih muda melalui platform digital.

TikTok tetap menjadi salah satu aplikasi media sosial paling populer di dunia, dengan sekitar 1,5 miliar pengguna global dan lebih dari 30 juta pengguna aktif di Inggris. 

Dengan masuknya Starmer, ia mengikuti jejak sejumlah pemimpin dunia lain, termasuk Macron, Presiden AS Donald Trump, dan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese, yang sebelumnya sudah lebih dulu hadir di platform tersebut.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

UPDATE

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Sampah Malam Tahun Baru di Surabaya Turun Drastis

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:02

Koperasi Merah Putih Dilarang Gusur SMPN 1 Sindangkerta KBB

Minggu, 04 Januari 2026 | 05:22

Korban Bencana Sumatera Menjadi 1.167 Orang Meninggal

Minggu, 04 Januari 2026 | 05:12

Tega Kalian Kaitkan SBY dengan Kisruh Ijazah Jokowi

Minggu, 04 Januari 2026 | 05:03

Masyarakat Bekasi Diimbau Gunakan Masker Cegah Super Flu

Minggu, 04 Januari 2026 | 04:30

Uji Digital Forensik Independen, 2026 Kasus Ijazah Jokowi Selesai

Minggu, 04 Januari 2026 | 04:15

SMPN 1 Sindangkerta KBB Terancam Dibongkar

Minggu, 04 Januari 2026 | 04:03

Rombongan Warga Batal Liburan Usai Mikrobus Terguling

Minggu, 04 Januari 2026 | 03:37

Klaim Donald Trump

Minggu, 04 Januari 2026 | 03:27

Selengkapnya