Berita

Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Desa, Desa Tertinggal, dan Desa Tertentu Kemenko PM, Prof. Abdul Haris. (Foto: Humas Kemenko)

Nusantara

Kemenko PM Gelar Inspiradaya 2025 Apresiasi SPPG MBG

SELASA, 09 DESEMBER 2025 | 08:46 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Inspiradaya 2025 digelar Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) dalam rangka mewujudkan generasi Indonesia sehat, berbudaya, dan tangguh. 

Ini merupakan program penguatan kapasitas dan apresiasi bagi pelaksana Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang bertujuan membangun ekosistem pemberdayaan berbasis Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Inspiradaya merupakan program penguatan kapasitas dan apresiasi bagi pelaksana SPPG yang bertujuan membangun ekosistem pemberdayaan berbasis MBG," ujar Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Desa, Desa Tertinggal, dan Desa Tertentu Kemenko PM, Prof. Abdul Haris, lewat keterangan resminya, dikutip Selasa, 9 Desember 2025.


Inspiradaya 2025 menjadi ajang persamaan persepsi melalui workshop bertema "Membangun Ekosistem Pemberdayaan Berbasis MBG dan SPPG Tanggap Bencana Perkuat Ketangguhan Pelayanan Gizi Nasional".

"Inspirasi Berdaya menghadirkan rangkaian kegiatan strategis berupa Malam Apresiasi SPPG, Workshop Penyamaan Persepsi Membangun Ekosistem Pemberdayaan Berbasis MBG, dan Tanggap Bencana sebagai upaya memperkuat kualitas, ketangguhan dan membangun ekosistem pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan pelaksanaan Program MBG di seluruh Indonesia. Termasuk wilayah bencana saat ini," kata dia.

Guru Besar tetap bidang geofisika di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia (FMIPA UI) mejelaskan sebanyak 20 SPPG dari berbagai daerah ditetapkan sebagai Inspiradaya 2025. 

Apresiasi ini diberikan atas dedikasi, inovasi, dan praktik baik dalam pelaksanaan MBG, khususnya dalam pemenuhan standar gizi, pemanfaatan pangan lokal, tata kelola yang akuntabel, serta penguatan kolaborasi di tingkat daerah. 

"Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat dan keteladanan, sekaligus mendorong replikasi praktik baik antar-SPPG di seluruh Indonesia," ucap Haris.

Workshop digelar sebagai penguatan kapasitas sekaligus untuk menyamakan pemahaman para pelaksana SPPG dan pemangku kepentingan terkait kebijakan, standar operasional, pengelolaan gizi, transparansi keuangan, serta pendekatan pemberdayaan masyarakat berbasis lokal.

Adapun untuk rangkaian kegiatan SPPG tanggap bencana difokuskan pada penguatan kapasitas SPPG dalam menghadapi situasi darurat dan bencana.
 
"Kegiatan ini menegaskan peran SPPG tidak hanya sebagai penyedia layanan gizi rutin, tetapi juga sebagai bagian dari sistem ketahanan sosial dan pangan masyarakat saat terjadi bencana," ucap Haris.

Kegiatan Malam Apresiasi SPPG ini merupakan rangkaian kegiatan, “Inspiradaya 2025” Penganugerahan SPPG yang diselenggarakan Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia. Berlangsung tanggal 8-9 Desember 2025 di TMII. 

"Inspiradaya 2025 sebagai komitmen bahwa apresiasi harus diikuti dengan peningkatan kapasitas dan kesiapsiagaan. Para SPPG Inspiradaya 2025 menyatakan komitmen bersama untuk terus menggerakkan ekosistem pemberdayaan masyarakat, memperkuat pangan lokal, serta memastikan layanan gizi tetap berjalan pada kondisi normal maupun darurat," tutur Haris.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

KPK Terbitkan Sprindik Baru Terkait TPPU Wali Kota Madiun Maidi

Rabu, 23 September 2026 | 18:27

Pemerintah Sediakan Pendidikan Gratis Mulai TK hingga SMA Lewat Dana BOS

Rabu, 23 September 2026 | 18:19

IHSG-Rupiah Kompak Parkir di Zona Hijau Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 23 September 2026 | 17:58

Beli Tiket MotoGP Indonesia 2026 via wondr by BNI Diskon hingga Rp300 Ribu

Rabu, 23 September 2026 | 17:41

Anggota DPRD Hingga Petinggi LSM Diperiksa KPK dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 23 September 2026 | 17:38

Prabowo Bentuk Tim Khusus Kaji Rencana Gratiskan Kuliah di PTN

Rabu, 23 September 2026 | 17:34

Bos BI Ungkap Investasi Asing Masuk RI Rp7,1Triliun, Ditopang SBN

Rabu, 23 September 2026 | 17:18

Legislator Nasdem Dorong Pembenahan Pelayaran, Belajar dari Kereta Api

Rabu, 23 September 2026 | 17:09

Pemerintah Bisa Lebih Repot Bila Daya Beli Kelas Menengah Terus Tertekan

Rabu, 23 September 2026 | 17:01

Prabowo Pantau Karhutla Sumatra-Kalimantan, 209,78 Hektare Masih Dipadamkan

Rabu, 23 September 2026 | 16:52

Selengkapnya