Berita

Bayi perempuan yang ditemukan warga di tempat sampah tengah dirawat di RS Mitra Bangsa, Pati, Senin, 8 Desember 2025. (Foto: RMOLJateng/Daryono)

Presisi

Polisi Masih Selidiki Jejak Pelaku Pembuang Bayi di Pati

SELASA, 09 DESEMBER 2025 | 02:17 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Warga Perumahan Puri Baru Permai, Desa Puri, Kecamatan Pati, digemparkan oleh penemuan bayi perempuan yang dibuang di tempat sampah pada Senin, 8 Desember 2025.

Bayi tersebut ditemukan dalam keadaan hidup oleh pemilik rumah saat hendak membuang sampah, sehingga sontak membuat warga sekitar panik dan langsung menghubungi aparat terkait.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 14.15 WIB. Tarmini, pemilik rumah sekaligus saksi pertama, awalnya hendak membuang sampah di samping rumahnya ketika mendengar suara tangis bayi.


Karena curiga, ia segera memanggil Ketua RT, Sudiran. Keduanya lalu mengajak Hendro Budiyanto yang juga warga setempat dan seorang anggota Polri untuk melakukan pengecekan.

Saat tempat sampah dibuka, ketiganya terkejut mendapati seorang bayi perempuan dalam kondisi masih hidup.

Tanpa menunggu lama, bayi itu langsung dilarikan ke RS Mitra Bangsa Pati untuk mendapatkan penanganan medis. Kondisinya kini telah ditangani oleh tim dokter yang bersiaga.

Ketua RT Sudiran kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pati Kota sekitar pukul 15.00 WIB.

Tak lama berselang, petugas langsung datang ke lokasi untuk mengamankan TKP, menggali keterangan saksi, dan melakukan olah TKP. Dugaan sementara, bayi tersebut sengaja dibuang oleh pihak tak bertanggung jawab.

Kapolresta Pati melalui Kapolsek Pati Kota, Iptu Heru Purnomo membenarkan temuan bayi tersebut dan memastikan pihaknya bergerak cepat. 

“Kami langsung respons begitu laporan masuk. TKP segera diamankan agar setiap jejak bisa kami telusuri,” ungkap Heru dikutip dari Kantor Berita RMOLJateng.

Kapolsek menegaskan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan Inafis Polresta Pati untuk mengumpulkan petunjuk forensik.

“Tim Inafis kami libatkan guna memastikan kemungkinan barang bukti atau jejak yang dapat mengarah pada pelaku,” ujarnya.

Iptu Heru menambahkan bahwa penyelidikan ini mendapat dukungan penuh dari jajaran dan hasil pemeriksaan awal pada saksi-saksi sudah dihimpun.

“Keterangan saksi menjadi dasar awal kami. Semua kejadian dan waktu kami urutkan secara rinci,” jelasnya.

Kapolsek juga menekankan komitmen penuh jajarannya untuk mengungkap kasus ini. 

“Ini menyangkut keselamatan bayi. Kami pastikan tidak akan berhenti sebelum pelaku dapat teridentifikasi,” tandasnya.


Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

Jokowi Sangat Menghindari Pembuktian Ijazah di Pengadilan

Kamis, 19 Februari 2026 | 12:59

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Paling Rumit kalau Ijazah Palsu Dipaksakan Asli

Jumat, 27 Februari 2026 | 02:00

UPDATE

Kasus Blueray Diduga Puncak Gunung Es Skandal Bea Cukai

Minggu, 01 Maret 2026 | 21:58

Atasi Masalah Sampah dan Parkir, Pansus Matangkan Raperda Pasar Rakyat ?

Minggu, 01 Maret 2026 | 21:57

Sekjen Gelora: Gugurnya Khamenei Peringatan Keras bagi Dunia

Minggu, 01 Maret 2026 | 21:07

Alarm Bagi Pekerja, Ini Daerah Rawan Telat Pembayaran THR

Minggu, 01 Maret 2026 | 20:57

9 Pendukung Iran Tewas Ditembak saat Menerobos Konsulat AS di Pakistan

Minggu, 01 Maret 2026 | 20:43

Para Petinggi PSI di Sumsel Loncat ke PDIP

Minggu, 01 Maret 2026 | 20:20

PKB Dukung Niat Baik Prabowo jadi Juru Damai Iran-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 19:54

AS Ikut Israel Serang Iran, Al Araf: Indonesia Seharusnya Mundur dari BoP

Minggu, 01 Maret 2026 | 19:19

Sukabumi Terjangkit 54 Kasus Demam Berdarah Sepanjang Januari 2026

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:59

KPK Ultimatum Salisa Asmoaji

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:33

Selengkapnya