Berita

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti di Kompleks Parlemen, Senayan, Senin, 8 Desember 2025. (Foto: RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Nusantara

Kemendikdasmen Pastikan Kegiatan Belajar Berlanjut di Daerah Bencana

SENIN, 08 DESEMBER 2025 | 23:45 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Kegiatan belajar mengajar tetap diupayakan berjalan melalui berbagai skema darurat di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara agar kelangsungan akademik siswa tidak terhenti.

Hingga kini, setidaknya ada 2.900 sekolah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terdampak banjir dan tanah longsor.

"Tadi kita sampaikan datanya per 7 Desember itu ada 2.900 sekian. Dan data ini terus kita update." kata Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti usai rapat kerja dengan Komisi X DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Senin, 8 Desember 2025.


Data itu mencakup kondisi bangunan sekolah, guru, dan siswa yang terdampak, termasuk korban meninggal, luka, serta rumah yang rusak, dengan pemetaan dilakukan bersama dinas pendidikan dan pemerintah daerah setempat.

Kemendikdasmen menyiapkan berbagai solusi darurat seperti sistem masuk bergilir, pemanfaatan bangunan lain, hingga tenda sekolah sementara.

"Ada yang memang kami bangunkan tenda. Sementara tenda darurat itu kami sementara baru membangun 25 di Sumatera Barat," jelasnya.

Selain itu, sekolah yang rusak berat akan direlokasi ke lokasi yang lebih aman, sementara yang rusak ringan hingga sedang direncanakan direvitalisasi pada 2026.

Di tengah masa ujian akhir semester, sebagian siswa tetap mengikuti pembelajaran secara daring atau belajar di rumah, masjid, maupun tempat penampungan sementara dengan didatangi guru.

Kemendikdasmen juga mengerahkan dukungan pemulihan psikologis untuk anak-anak terdampak.

Pendampingan ini diperkuat oleh kolaborasi lintas kementerian dan organisasi sosial untuk membantu pemulihan pendidikan di wilayah terdampak bencana.


Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

UPDATE

OTT Tak Berarti Apa-apa Jika KPK Tak Bernyali Usut Jokowi

Minggu, 08 Februari 2026 | 06:17

Efektivitas Kredit Usaha Rakyat

Minggu, 08 Februari 2026 | 06:00

Jokowi Tak Pernah Berniat Mengabdi untuk Bangsa dan Negara

Minggu, 08 Februari 2026 | 05:51

Integrasi Transportasi Dikebut Menuju Jakarta Bebas Macet

Minggu, 08 Februari 2026 | 05:25

Lebih Dekat pada Dugaan Palsu daripada Asli

Minggu, 08 Februari 2026 | 05:18

PSI Diperkirakan Bertahan Jadi Partai Gurem

Minggu, 08 Februari 2026 | 05:10

Dari Wakil Tuhan ke Tikus Got Gorong-gorong

Minggu, 08 Februari 2026 | 04:24

Pertemuan Kapolri dan Presiden Tak Bahas Reshuffle

Minggu, 08 Februari 2026 | 04:21

Amien Rais Tantang Prabowo Copot Kapolri Listyo

Minggu, 08 Februari 2026 | 04:10

PDIP Rawat Warisan Ideologis Fatmawati

Minggu, 08 Februari 2026 | 04:07

Selengkapnya