Berita

Wakapuspen TNI Brigjen Osmar Silalahi didampingi Kadispenal Laksma TNI Tunggul, Kadispenau Marsma TNI I Nyoman Suadnyana dan Sesdispenad Kolonel Inf Heri Bambang Wahyudi di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin, 8 Desember 2025. (Foto: Puspen TNI)

Pertahanan

TNI Tambah Personel Tenaga Kesehatan ke Daerah Bencana

SENIN, 08 DESEMBER 2025 | 23:24 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Sebanyak 33.150 prajurit TNI lintas matra masih berjuang keras dalam operasi penanggulangan bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat hingga Senin, 8 Desember 2025.

Jumlah ini diiringi dengan bertambahnya warga yang mengungsi karena dampak banjir bandang.

“Dengan bertambahnya jumlah pengungsi tentu akan berpengaruh terhadap pendirian-pendirian dapur lapangan, pelibatan personel, begitu juga akan berpengaruh terhadap pelibatan tenaga kesehatan,” ujar Wakil Kepala Pusat Penerangan (Wakapuspen) TNI Brigjen Osmar Silalahi didampingi Kadispenal Laksma TNI Tunggul, Kadispenau Marsma TNI I Nyoman Suadnyana dan Sesdispenad Kolonel Inf Heri Bambang Wahyudi di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.
 

 
Berangkat dari sini, langkah cepat juga dilakukan dengan mengirimkan dukungan tenaga medis dari pusat.

"Kami juga sudah memberangkatkan tim dari pusat, dalam hal ini dari Puskes, sebanyak 30 orang yang terbagi dalam tiga tim untuk memperkuat tenaga-tenaga kesehatan yang ada di daerah,” jelasnya.
 
Di sisi lain, penguatan alutsista terus dilakukan secara bertahap dengan melihat situasi dan kondisi di lapangan. 

Hingga saat ini, TNI telah mengerahkan 20 pesawat angkut, bertambah dua unit dari hari sebelumnya. 

TNI AU juga menambah satu helikopter Caracal sehingga total menjadi 7 unit Caracal telah diikutsertakan. Sedangkan dari unsur laut, kekuatan diperkuat dengan bergabungnya Kapal ADRI LIII yang mengangkut 5 unit jembatan Bailey untuk didrop ke wilayah Aceh dan Sumatera Utara.
 
Hingga saat ini TNI telah menyalurkan lebih dari 328 ton logistik melalui jalur udara. Selanjutnya, untuk menjamin kebutuhan dasar para pengungsi, TNI telah menggelar 40 dapur lapangan di seluruh wilayah terdampak, serta mengoperasikan 49 pos kesehatan, membangun 20 jembatan Bailey, dengan rincian 8 unit di Aceh, 8 unit di Sumatera Utara, dan 4 unit di Sumatera Barat.

"Jembatan-jembatan ini diproyeksikan rampung dalam waktu dekat guna memulihkan jalur transportasi masyarakat," pungkas Osmar.


Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

Mengenal Bupati Rejang Lebong M Fikri yang Baru Terjaring OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:15

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

UPDATE

Empat Anggota TNI Penyiram Air Keras Sebaiknya Diadili di Pengadilan Sipil

Sabtu, 21 Maret 2026 | 02:05

Tiga Kecelakaan di Tol Jateng Tewaskan Delapan Orang

Sabtu, 21 Maret 2026 | 02:01

Kejahatan Perang Trump

Sabtu, 21 Maret 2026 | 01:36

Hadiri Jakarta Bedug Festival, Pramono Tekankan Kebersamaan Sambut Idulfitri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 01:14

Kenapa Pemimpin Iran Mudah Sekali Diserang Israel-AS

Sabtu, 21 Maret 2026 | 01:07

Bamsoet Apresiasi Kesigapan TNI dan Polri Tangani Kasus Andrie Yunus

Sabtu, 21 Maret 2026 | 00:23

Hukum Militer, Lex Specialis, dan Ujian Akuntabilitas dari Kasus Andrie Yunus

Sabtu, 21 Maret 2026 | 00:04

Korlantas Gagal Tangani Arus Mudik

Sabtu, 21 Maret 2026 | 00:00

Dokter Tifa Ngaku Dikuatkan Roy Suryo yang Masih Waras

Jumat, 20 Maret 2026 | 23:29

Air Keras dari Orang Dalam

Jumat, 20 Maret 2026 | 23:11

Selengkapnya