Berita

Video sambutan Ketua DPR Puan Maharani yang diputar di acara Hakordia 2025. (Foto: RMOL/Jamaludin)

Politik

Puan Maharani:

Rakyat Paling Menderita jika Uang Negara Diselewengkan

SENIN, 08 DESEMBER 2025 | 16:54 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Puan Maharani menyebut bahwa rakyat yang paling menderita ketika uang negara diselewengkan.

Begitu pesan yang disampaikan Puan dalam video yang disiarkan di acara Seminar Antikorupsi "Integritas Perempuan Sebagai Penyelenggara Negara dalam Melawan Korupsi" dalam rangkaian Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2025 yang diselenggarakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Komplek Kepatihan Yogyakarta, Senin 8 Desember 2025.

"Setiap bulan Desember, kita memperingati Hari Antikorupsi Sedunia, korupsi menghadirkan ancaman nyata bagi masa depan bangsa," kata Puan dalam video yang diputar di lokasi acara seminar.


Menurut Puan, uang negara harus digunakan untuk kepentingan semua rakyat, dan untuk membuat rakyat sejahtera.

"Ketika uang negara diselewengkan rakyatlah yang paling menderita, dari sekolah yang roboh, obat yang mahal sampai pelayanan publik yang tersendat," kata Puan.

Menurut Puat, Hakordia merupakan ajakan bagi semuanya untuk menyatukan aksi dan membasmi korupsi. Dalam upaya itu kata Puan, perempuan memegang peran strategis dalam membangun budaya antikorupsi sebagai ibu, perempuan, istri, maupun profesional.

"Perempuan adalah benteng awal pembentukan nilai kejujuran dan karakter antikorupsi," pungkas Puan.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Buyback Emas Antam Meroket Rp55.000, Satu Gram Dibanderol Rp2,45 Juta

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Merosot Imbas Keputusan Trump

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:56

IHSG Terbang 1,6 Persen Menuju 6.000, Rupiah Ikut Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:44

PKS: Koalisi Prabowo Akan Tetap Konstruktif Jaga Persatuan Bangsa

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:40

Pengusaha Heri Black Dicecar KPK soal Kontainer Berisi Sparepart di Pelabuhan Tanjung Emas

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:29

10 Kader Ramaikan Bursa Caketum PB SEMMI di Kongres IX Banten

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:17

Berkas Lengkap, Mantan Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:08

Korea Pimpin Reli Bursa Asia

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:54

Galeri 24 Dorong Literasi Investasi Emas Masyarakat di Jakarta Fair 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:47

Manfaatkan Program Nikah Massal dan One Stop Nikah Solution dari Kemenag, Daftar Sekarang!

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya