Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

VinFast Gelontorkan Rp8,3 Triliun Bangun Pabrik Baru

SENIN, 08 DESEMBER 2025 | 13:22 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Produsen mobil listrik terbesar Vietnam, VinFast Auto, akan menginvestasikan sekitar 500 juta Dolar AS (Rp8,3 triliun) untuk memperluas operasi manufakturnya di India.

Dikutip dari Business Times, Senin 8 Desember 2025, langkah ini mencakup produksi bus listrik, skuter listrik, serta pembangunan infrastruktur pengisian daya. 

Pemerintah negara bagian Tamil Nadu memberikan dukungan besar dengan menyediakan sekitar 200 hektare lahan baru yang lokasinya berdekatan dengan fasilitas VinFast yang sudah beroperasi, sekaligus membantu proses perizinan dan pembangunan infrastruktur awal seperti listrik dan pengelolaan limbah.


Pabrik VinFast di Thoothukudi, Tamil Nadu, mulai beroperasi pada Juli tahun ini dengan kapasitas awal 50.000 unit per tahun. Perusahaan menargetkan kapasitas itu naik menjadi 150.000 unit dalam satu tahun, lalu 300.000 unit dalam tiga tahun. Perluasan ini juga mencakup pembangunan bengkel khusus dan lini produksi baru untuk bus dan skuter listrik, mulai dari proses manufaktur, perakitan, hingga pengujian.

India kini menjadi pusat penting dalam strategi ekspansi global VinFast. Pada 2024, perusahaan telah mengirimkan 97.399 kendaraan listrik secara global dan menargetkan peningkatan dua kali lipat pada 2025. 

VinFast membuka showroom pertamanya di India pada Juli lalu, dan berencana memperluas jaringan menjadi 35 dealer di 27 kota pada Desember. Pabrik di Tamil Nadu ini juga menjadi pabrik pertama VinFast di luar Vietnam, menandai langkah besar perusahaan untuk memperluas jangkauan ke Asia Selatan, Timur Tengah, dan Afrika. 

CEO Asia VinFast, Pham Sanh Chau, sebelumnya mengatakan bahwa perusahaan sudah menerima pesanan dari beberapa negara di kawasan tersebut.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

UPDATE

Persib Naik Peringkat Usai Tahan Imbang Dewa United

Senin, 12 Oktober 2026 | 02:20

Menata Kembali Pendidikan Kita

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:58

Koperasi di Bima Sukses Produksi Garam Merah Putih

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:35

Golkar Perkenalkan Sistem Dapil Nasional, Begini Penjelasannya

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:15

Dua Tahun Prabowo-Gibran: Paradoks Kebijakan Pertahanan Negara

Senin, 12 Oktober 2026 | 00:48

Baintelkam Polri Alami Perombakan di Era Suyudi

Senin, 12 Oktober 2026 | 00:20

Taruna Merah Putih Gelar Taman Talks Kupas Masa Depan Kerja di Era AI

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:45

Polemik Revitalisasi Taman Coatesville, Warga Protes Bangunan 480 Meter Persegi

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:33

Pangandaran Run 2026 Rajut Kebersamaan TNI dan Rakyat

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:18

Manggala Agni Turun Tangan Padamkan Karhutla yang Mendekati Permukiman

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:07

Selengkapnya