Berita

Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution mengikuti rapat bersama Pesiden Prabowo Subianto dari Posko Tanggap Bencana di Gedung Bakti Kwarda Sumut, Medan, Minggu 7 Desember 2025. (Foto: Istimewa)

Nusantara

Kerugian Bencana Sumut Tembus Rp9,98 Triliun

13 Kecamatan Masih Terkurung Tanpa Akses
SENIN, 08 DESEMBER 2025 | 13:06 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Estimasi kerugian akibat banjir bandang dan longsor yang melanda 17 kabupaten/kota di Sumatera Utara (Sumut) mencapai Rp9,98 triliun. 

Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution mengatakan, kerugian yang hampir mencapai Rp10 triliun ini menggambarkan skala kerusakan yang tidak hanya menghantam infrastruktur, tetapi juga merusak rumah warga, sektor pertanian, fasilitas publik, dan menyapu kehidupan masyarakat di wilayah-wilayah terdampak.

Bobby menyampaikan laporan itu usai mengikuti Rapat Terbatas secara daring dengan Presiden Prabowo Subianto dari Posko Tanggap Bencana di Gedung Bakti Kwarda Sumut, Medan pasa Minggu 7 Desember 2025. 


Bencana ini turut meninggalkan dampak kemanusiaan yang besar. Total warga terdampak mencapai 1.578.014 jiwa, dengan lebih dari 45 ribu orang mengungsi. Jumlah korban jiwa tercatat 330 orang meninggal, 650 luka-luka, dan 136 masih hilang. 

Situasi makin berat karena hingga kini masih ada 13 kecamatan yang terisolir akibat akses darat terputus. Meski begitu, Bobby memastikan distribusi bantuan tetap berlangsung melalui jalur udara dan laut.

“Distribusi logistik terjaga. Sekalipun 13 kecamatan masih terisolir secara akses darat, seluruh wilayah sudah bisa kami jangkau,” kata Bobby dikutip dari RMOLSumut.

Selain itu, menurut Bobby, kerusakan terberat terjadi pada jaringan infrastruktur. Jalan nasional yang putus mencapai 23 ruas, sementara tiga jembatan nasional ikut tersapu. Di tingkat provinsi, 25 ruas jalan dan lima jembatan rusak berat akibat longsor dan arus banjir. 

Dampak di sektor perumahan juga masif, dengan lebih dari 99 ribu rumah terendam, rusak, atau tidak lagi layak huni.

Sektor pertanian ikut kolaps. Dari 38.878 hektare lahan pertanian terdampak, sedikitnya 5.750 hektare dipastikan puso. Perkebunan warga seluas 28.328 hektare juga mengalami kerusakan yang membuat produksi berhenti total. 

Di sisi lain, aktivitas pendidikan dan kesehatan lumpuh karena 397 sekolah dan 62 fasilitas kesehatan, termasuk 18 rumah sakit, ikut rusak. Sebanyak 131 rumah ibadah tidak luput dari terjangan.

Presiden Prabowo Subianto dalam rapat tersebut mengapresiasi seluruh unsur pemerintah dan relawan yang bekerja di lapangan. Ia menyebut bencana ini sebagai ujian besar yang hanya bisa dihadapi dengan kekompakan dan kerja tanpa henti.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya