Berita

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat melakukan peninjauan langsung kondisi tanggul pengaman pantai di Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara. (Foto: Berita Jakarta)

Nusantara

Tanggul Pengaman Pantai Pesisir Utara Jakarta Diperkuat Cegah Banjir Rob

SENIN, 08 DESEMBER 2025 | 10:24 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan kesiapan dalam menghadapi ancaman banjir rob di pesisir utara Jakarta. 

Hal ini disampaikan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat melakukan peninjauan langsung kondisi tanggul pengaman pantai di Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin, 8 Desember 2025.

Kunjungan ini dilakukan setelah Jakarta Utara menghadapi rob tinggi yang dipicu oleh fenomena Supermoon. Pramono menegaskan, penanganan banjir rob ini menjadi prioritas utama Pemprov DKI.


"Sebenarnya kami sudah mengantisipasi sejak awal dalam 10 bulan pemerintahan yang saya pimpin. Saya sudah langsung ini menjadi prioritas. Maka kenapa di Muara Angke yang tentunya kalau tidak ada antisipasi itu pasti rob-nya jauh lebih tinggi," jelas Pramono.

Ia menyebut antisipasi ancaman banjir rob dilakukan di sejumlah titik, termasuk di Muara Angke, Muara Baru, Sunda Kelapa, Green Bay Pluit, RE Martadinata, Ancol, dan Cilincing–Marunda Pulo.

Pembangunan dan pemeliharaan tanggul di pesisir utara Jakarta ini melibatkan banyak pihak, termasuk Kementerian PU, Pelindo, Kementerian Kelautan dan Perikanan, dan juga Pemprov DKI.

Meski demikian, Pramono menegaskan bahwa Pemprov DKI melalui Dinas Sumber Daya Air menjadi penanggung jawab utama terhadap pembangunan dan pemeliharaan tanggul pengaman pantai. Pemprov DKI, kata dia, melakukan penanganan banjir, termasuk dengan menyiapkan pompa air.

"Karena apa pun, Pemerintah DKI Jakarta harus hadir untuk itu," tegasnya.

Selain itu, Pramono juga menekankan pentingnya penguatan sinergi dengan berbagai pihak yang terlibat dalam pembangunan dan pemeliharaan tanggul pengaman pantai. Penguatan koordinasi dengan berbagai pihak ini segera dilakukan.

Lebih lanjut, Gubernur pun menekankan pentingnya melanjutkan pembangunan tanggul pantai sebagai bagian dari program jangka panjang NCICD (National Capital Integrated Coastal Development). 

Pada tahun anggaran 2025, pekerjaan yang akan dilanjutkan meliputi Segmen Asahimas sepanjang 1,2 km, Segmen Ancol Barat-Seafront sepanjang 0,8 km, dan tanggul mitigasi Muara Angke sepanjang 1,1 km.

"Harapan saya kalau dari 28 (km) itu, 11 km sekian sudah kita lakukan, masih kurang 16 koma sekian. Dan mudah-mudahan untuk tahun ini, di 2026 yang paling utama adalah di Pantai Mutiara kurang lebih 430 meter sisi timur dan 100 sisi barat," lanjutnya.

Sedangkan penanganan pada Muara Baru, khususnya pada kawasan milik Pelindo, penanganan akan dilakukan secara bertahap, meliputi penguatan tanggul eksisting sepanjang sekitar 1 km dan pembangunan pelindung terhadap tanggul eksisting sepanjang sekitar 200 meter.

Sementara untuk kawasan Ancol, penanganan akan dilaksanakan oleh pihak Ancol dan pada segmen RE Martadinata, pekerjaan akan dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum pada tahun anggaran 2025-2027.

Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta, Ika Agustin Ningrum menjelaskan, upaya penguatan tanggul pengaman pantai yang bocor. Upaya tersebut dilakukan dengan cara grouting menggunakan metode shotcrete.

"Digali tiga meter, kemudian dicor dan diisi dengan menggunakan beton cor ready mix K500 untuk tanggul pengaman pantai. Saat ini sudah berjalan di hilir Nizam Zachman sepanjang 400 meter dan akan dilanjutkan sepanjang satu kilometer," tandasnya.

Jika terjadi kebocoran tanggul, lanjutnya, akan dilakukan penanganan darurat terlebih dahulu sebelum dilakukan penguatan struktur. Ika menambahkan, pengecekan kondisi tanggul hingga kondisi alat pompa juga rutin dilakukan oleh Suku Dinas SDA.



Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Sandy Rio Kuahaty Nakhodai GAMKI Jakut 2026-2029

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:26

Bawaslu Dorong Transformasi Digital dari Administrasi ke Pengawasan Berbasis Risiko

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:23

Kementerian HAM Perluas Akses Pendidikan Tak Hanya untuk ASN

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:14

Reformasi Kelistrikan Penting untuk Capai Ekonomi 8 Persen

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:01

Menkop Kukuhkan Yudi Azis sebagai Rektor IKOPIN Periode 2026–2031

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:44

Bahas Keamanan hingga Lapangan Kerja

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:42

Meracik Horor Komedi di Film Ghosthing, Ini Pandangan Peter Surya Wijaya

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:41

Tanggapi Survei Celios, Gibran Janji Kerja Lebih Baik

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:35

Mantan Pj Gubernur Sulsel Bantah Cawe-cawe Pengadaan Bibit Nanas

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:31

APBD DKI 2027 Diusulkan Rp82,89 Triliun, Naik 4,18 Persen

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:20

Selengkapnya