Berita

Anggota Komisi IV DPR, Riyono Caping. (Foto: F-PKS)

Politik

Rencana Presiden Bebaskan KUR bagi Petani Korban Bencana Patut Didukung

SENIN, 08 DESEMBER 2025 | 09:49 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Bencana banjir bandang dan longsor yang melanda Sumatera tidak hanya menimbulkan kerusakan pada permukiman dan infrastruktur, tetapi juga turut berdampak serius pada para petani dan peternak. 

Lahan pertanian terendam banjir, tanaman siap panen rusak, dan banyak kandang beserta hewan ternak ikut hanyut atau mati. Kondisi ini membuat para pelaku sektor agraria terpukul, kehilangan sumber penghasilan sekaligus menghadapi ancaman krisis pangan di tingkat lokal.

“Ada kurang lebih 30.000 ha sawah terkena dampak, 5.000 ha mengalami gagal panen. Jika ditotal, kerugian pusonya saja mencapai 195 miliar,” ungkao Anggota Komisi IV DPR, Riyono Caping, Senin, 8 Desember 2025.


Kerusakan dan dampak tidak hanya terjadi pada tanaman padi, tetapi juga jagung, kedelai, serta jenis tanaman hortikultura lainnya. Kondisi ini memerlukan pemetaan dan perencanaan ulang kondisi lahan produktif persawahan sebagai penyangga pangan di tiga provinsi tersebut.

Data lain yang disampaikan oleh Sekda Sumbar pada tanggal 7 Desember 2025 menyebutkan kerusakan area persawahan meliputi: sawah terdampak 6.749 hektare, lahan terdampak 6.713 hektare, kebun terdampak 1.031 hektare, kolam ikan terdampak 10.486 unit.

“Catatan dan kerusakan yang terkena dampak harus dihitung dengan cermat agar betul-betul valid. Kementan dan Pemda harus terus meningkatkan pendataan demi perbaikan dan bantuan untuk para petani ke depan,” tambah Riyono.

Legislator PKS itu lantas mendukung penuh rencana Presiden Prabowo membebaskan KUR bagi petani di Aceh, Sumbar, dan Sumut. Menurutnya ini merupakan langkah bijak dan penting untuk pelayanan kemanusiaan sekaligus meringankan beban para petani.

“Petani harus diringankan bebannya. KUR yang akan dibebaskan oleh Presiden merupakan kebijakan cepat yang membantu para petani kita,” tutup Riyono Caping.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

Bursa Asia Awali November di Zona Merah

Senin, 02 November 2026 | 08:21

Laba Samindo Resources Melonjak 53 Persen, Efisiensi Biaya Jadi Penopang

Senin, 02 November 2026 | 07:55

Jet Pribadi Jatuh dan Meledak Dekat Permukiman, Sembilan Orang Tewas

Senin, 02 November 2026 | 07:40

Dituding Manipulasi Suara, Ketua KPU India Didesak Mundur

Senin, 02 November 2026 | 07:20

OJK: Tak Ada Dua Sanksi untuk Satu Pelanggaran di Pasar Modal

Senin, 02 November 2026 | 07:06

Polda Metro Tak Cukup Minta Maaf soal “Mahasewa Bayaran”

Senin, 02 November 2026 | 06:40

Kelurahan Berperan Besar Menuju Jakarta Kota Global

Senin, 02 November 2026 | 06:36

Potensi Pasar Asuransi Syariah RI Masih Besar

Senin, 02 November 2026 | 06:00

PPP NTB Protes Mardiono Asal Pecat Pengurus

Senin, 02 November 2026 | 05:39

Ketika Syarat Konstitusional Wapres Dipersoalkan

Senin, 02 November 2026 | 05:26

Selengkapnya