Berita

KRI Bontang-907. (Foto: Dispenal)

Pertahanan

Bantu Warga Terdampak Bencana

KRI Bontang-907 Bawa 2 Ribu KL BBM Menuju Sibolga

SENIN, 08 DESEMBER 2025 | 01:30 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

KRI Bontang-907, kapal tanker milik TNI AL siap berlayar menuju Sibolga dengan membawa 2.000 kilo liter (KL) BBM dari dermaga Kolinlamil, Jakarta. 

Dikerahkannya kapal perang ini bertujuan untuk untuk mendukung terpenuhinya kebutuhan bahan bakar unsur Alpalhankam dan masyarakat yang terdampak bencana di Wilayah Sumatera.

Selain membawa 2.000 KL BBM, KRI Bontang-907 juga mengangkut kebutuhan logistik seperti puluhan ton sembako, baju, obat-obatan dan kebutuhan primer lainnya yang dibutuhkan oleh masyarakat.


“KRI Bontang, merupakan kapal perang jenis tanker yang memuat bahan bakar solar 2000 kilo liter, saat ini masih dalam proses loading bahan bakar yang akan didistribusikan ke daera-daerah yang terdampak. Segera setelah pengisian selesai akan langsung diberangkatkan,” Kadispenal Laksamana Pertama TNI Tunggul dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Minggu, 7 Desember 2025. 

Keberadaan Kapal Tanker ini  sangat berfungsi untuk mendukung ketersediaan bahan bakar pada lokasi terdampak bencana yang akses jalannya terputus dan tidak bisa dilalui oleh jalur darat.

Hingga saat ini, sejumlah unsur TNI AL yang sudah siaga di Wilayah Sumatera telah berhasil mendistribusikan logistik dan kebutuhan masyarakat. Dari Kapal Perang tersebut, dua diantaranya merupakan Kapal Bantu Rumah Sakit yaitu KRI dr. Soeharso-990 yang diposisikan di Pantai Timur Sumatra dan KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992, di posisikan di Pantai Barat.

“Sampai dengan saat ini, TNI AL telah mengerahkan 14 KRI dari berbagai jenis, untuk kekuatan udara ada 7 yaitu 5 Helikopter dan 2 Pesawat CN,” bebernya.

“Selain itu, TNI AL mensiagakan Batalyon Kesehatan Marinir dan Komando Kewilayahan di lokasi terdampak bencana yaitu Kodaeral I dan Kodaeral II. Pelibatan personel TNI AL sampai dengan saat ini adalah 3.452 Personel,” pungkas Kadispenal.


Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lampaui Ekspektasi, Ekonomi Malaysia Tumbuh 4,9 Persen di 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:16

Kuota Pembelian Beras SPHP Naik Jadi 25 Kg Per Orang Mulai Februari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:02

Analis: Sentimen AI dan Geopolitik Jadi Penggerak Pasar Saham

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:46

Hasto Bersyukur Dapat Amnesti, Ucapkan Terima Kasih ke Megawati-Prabowo

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:26

Bripda Rio, Brimob Polda Aceh yang Disersi Pilih Gabung Tentara Rusia

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jalan Menuju Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:16

Legislator Golkar: Isra Miraj Harus Jadi Momentum Refleksi Moral Politisi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:14

Skandal DSI Terbongkar, Ribuan Lender Tergiur Imbal Hasil Tinggi dan Label Syariah

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:46

Harga Minyak Menguat Jelang Libur Akhir Pekan AS

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:35

Guru Dikeroyok, Komisi X DPR: Ada Krisis Adab dalam Dunia Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:24

Selengkapnya