Berita

Presiden Prabowo Subianto di Posko Terpadu Penanganan Bencana Alam Aceh yang berpusat di Lanud Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, Minggu malam, 7 Desember 2025 (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Kumpulkan Menteri di Aceh Bahas Penanganan Bencana

MINGGU, 07 DESEMBER 2025 | 20:38 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat koordinasi bersama para menteri Kabinet Merah Putih di Posko Terpadu Penanganan Bencana Alam Aceh yang berpusat di Lanud Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, Minggu malam, 7 Desember 2025. 

Rapat dimulai sekitar pukul 19.00 WIB, bertujuan untuk memastikan penanganan banjir bandang dan longsor di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara berjalan cepat dan terarah. 

Di hadapan jajaran Kabinet Merah Putih, pimpinan TNI-Polri, serta unsur pemerintah daerah, Prabowo membuka rapat dengan arahan awal sebelum mendengarkan laporan lengkap dari Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto.


Kepala Negara menegaskan bahwa kedatangannya kembali ke Aceh merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk mempercepat pemulihan infrastruktur dan penanganan masyarakat terdampak.

“Hari ini saya datang untuk kedua kalinya dan tadi saya bersama Gubernur Aceh dan beberapa pejabat melihat langsung kondisi di Bireuen, melihat pembangunan Jembatan Bailey yang tengah dikerjakan oleh PU dan dibantu oleh TNI,” kata Prabowo.

Ia menyampaikan bahwa progres pembangunan jembatan darurat tersebut berjalan baik dan ditargetkan dapat digunakan dalam satu minggu.

“Diharapkan dalam satu minggu ini sudah bisa beroperasi sehingga jembatan-jembatan selanjutnya sudah mulai dibuka,” ujarnya.

Presiden juga menyoroti kerusakan sektor pertanian dan infrastruktur air yang cukup parah.

“Saya dapat laporan kondisi memang cukup memprihatinkan, sawah juga banyak yang rusak. Kemudian bendungan-bendungan cukup banyak yang jebol, yang besar-besar walaupun yang kecil-kecil irigasi ini sangat penting nantinya,” tegasnya.

Prabowo menambahkan bahwa laporan dari para kepala daerah menunjukkan banyaknya rumah warga yang membutuhkan bantuan pembangunan kembali. 

Meski demikian, ia menilai respons pemerintah dan aparat di lapangan sudah berjalan masif.

“Secara umum sementara saya melihat kegiatan kita cukup masif, responsif. Di beberapa tempat memang masih tantangan karena kondisi alam,” tambahnya.

Sejumlah menteri hadir dalam rapat tersebut, antara lain Menko PMK Pratikno, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Mensesneg Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, Mendagri Tito Karnavian, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri PUPR Dody Hanggodo, dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. 

Turut hadir pula Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Menteri Perumahan Maruarar Sirait, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, serta Dirut PLN Darmawan Prasodjo.

Kemudian terlihat Gubernur Aceh Muzakir Manaf, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serta para kepala staf TNI dari tiga matra: KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak, KSAL Laksamana Muhammad Ali, dan KSAU Marsekal M. Tonny Harjono.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Golkar: Putusan MK soal Gibran jadi Pukulan Telak

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 12:00

UPDATE

Wajib Halal Oktober 2026, Kesiapan UMKM dan Literasi Konsumen Jadi Tantangan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:19

BBCA Pimpin Transaksi Saham, Nilainya Tembus Rp353 Miliar saat IHSG Menguat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:06

Tiru LPDP, Pemprov DKI Siapkan Beasiswa Luar Negeri

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:01

SBY Bercanda soal Batuk Prabowo dan Nasib Rupiah

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:54

CUAN Ramai Diperdagangkan, Nilai Transaksi Tembus Rp196 Miliar

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:47

Ketika Pelaku Tidak Ditemukan, Bagaimana Nasib Barang Bukti yang Disita?

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:42

IPC TPK Buka Direct Call Penghubung RI-Tiongkok-Thailand

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:41

Saat Karhutla Membara, Mereka Malah Korupsi

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:25

56 Tahun INACA dan Misi Historis Penerbangan Indonesia

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:15

BNPB: Penanggulangan Bencana Tak Terpengaruh OTT KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:15

Selengkapnya