Berita

GM FKPPI bangun Huntara untuk korban bencana alam di Sumatera Barat. (Foto: Dok. FKPPI)

Nusantara

GM FKPPI Bangun Rumah Huntara untuk Korban Bencana Sumbar

MINGGU, 07 DESEMBER 2025 | 18:05 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Keluarga Besar Generasi Muda Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (GM FKPPI) membangun 11 unit rumah hunian sementara (Huntara) bagi warga yang kehilangan tempat tinggal pasca bencana alam di Sumatera Barat (Sumbar).

“GM FKPPI tidak boleh absen ketika rakyat menghadapi situasi sulit. Kita harus hadir dengan tindakan terukur dan memberi solusi nyata," kata Ketua Umum GM FKPPI, Sandi Rahmat Mandela dalam keterangan tertulisnya, Minggu, 7 Desember 2025.

Huntara tersebut diperkirakan bisa menampung sekitar 40 jiwa, dan saat ini progres pembangunan sudah mendekati tahap penyelesaian akhir. Sandi menegaskan, huntara tersebut bukti solidaritas dan keberpihakan diwujudkan FKPPI dan bukan sekadar wacana.


“Tugas kita tidak berhenti di pembangunan hunian ini. Kita akan terus memastikan proses pemulihan berjalan dan masyarakat tidak menghadapi situasi ini sendirian. GM FKPPI akan tetap hadir dan berdiri bersama rakyat,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua GM FKPPI Sumatera Barat, Nanda Satria menjelaskan, pembangunan huntara dilakukan berdasarkan kebutuhan prioritas masyarakat, mulai dari aspek keamanan, kenyamanan, hingga fungsi perlindungan selama masa pemulihan.

"Kehadiran huntara ini diharapkan memberi ruang untuk pulih, bertahan, dan memulai kembali kehidupan. Kami bekerja secepat dan setepat mungkin agar warga terdampak memiliki tempat berteduh yang layak,” ujar Nanda yang juga Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumbar.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Perang di Meja Runding

Kamis, 09 April 2026 | 06:16

Kecanggihan Alat Perang AS-Israel Bisa Dikalahkan

Kamis, 09 April 2026 | 06:04

Polisi di Jateng Dilaporkan Usai Rekam Polwan Mandi

Kamis, 09 April 2026 | 05:36

Tatanan Baru Dunia di Bawah Naungan Syariah Islam dan Khilafah

Kamis, 09 April 2026 | 05:26

Pemuda di Solo Tanam Ganja di Rumah

Kamis, 09 April 2026 | 05:10

Polda Sumsel Pamerkan 1.715 Unit Motor Hasil Curian

Kamis, 09 April 2026 | 04:20

Bandung Masuk 5 Besar Destinasi Wisata Terpopuler di Asia

Kamis, 09 April 2026 | 04:16

Pemprov Jateng Gratiskan Bea Balik Nama Kendaraan Bekas

Kamis, 09 April 2026 | 04:01

Mental Baja di Ujung Kiamat, Iran Tetap Berkata ‘Tidak’

Kamis, 09 April 2026 | 03:30

Jusuf Kalla Tersinggung Berat Omongan Rismon

Kamis, 09 April 2026 | 03:28

Selengkapnya