Berita

Komite Nasional Pemuda Indonesia turun tangan solidaritas bencana. (Foto: KNPI)

Nusantara

KNPI Gaungkan Gotong Royong untuk Pemulihan Bencana

MINGGU, 07 DESEMBER 2025 | 15:40 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat mendorong Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) agar seluruh elemen pemuda memperkuat solidaritas nasional. 

Ketua Umum KNPI, Haris Pertama, menegaskan bahwa di tengah situasi penuh tekanan ini pemuda harus menjadi jembatan harapan, menghubungkan suara masyarakat dengan kebijakan pemerintah sekaligus menggerakkan energi kolektif bangsa.

Gotong royong, menurut KNPI, bukan sekadar slogan. Ia adalah kekuatan hidup yang menyatukan keberanian, persaudaraan, dan ketahanan bangsa. Karena itu, nilai tersebut harus hadir dalam tindakan nyata, menghubungkan relawan, masyarakat, dunia usaha, dan pemerintah dalam satu barisan pemulihan.


“Pemuda jangan hanya menonton. Pemuda harus hadir, bergerak, dan memeluk bangsanya yang sedang terluka,” tegas Haris Pertama lewat keterangan resminya, Minggu, 7 Desember 2025.

KNPI menekankan pentingnya sinergi pemuda dan pemerintah dalam menghadapi tantangan ekologis, sosial, dan ekonomi yang semakin kompleks. Keterlibatan pemuda diyakini memperkuat kehadiran negara di tengah masyarakat.

“Dari Sabang sampai Merauke, pemuda Indonesia memiliki kekuatan moral untuk memastikan setiap warga merasakan kehadiran negara. Ketika pemuda bergerak bersama pemerintah, legitimasi negara menjadi lebih kuat, lebih hidup, dan lebih nyata,” ujar Haris.

Sebagai langkah nyata, KNPI membuka Posko Nasional Solidaritas Pemuda dan mengaktifkan jejaring relawan di 34 provinsi untuk mempercepat bantuan dan koordinasi dengan pemerintah daerah serta BNPB. 

KNPI mengundang seluruh organisasi kepemudaan, komunitas mahasiswa, pelajar, pesantren, kreator muda, hingga diaspora muda untuk bergabung dalam gerakan “Pemuda Bergerak, Indonesia Bangkit.”

KNPI menegaskan bahwa pemulihan bangsa bukan hanya soal logistik, tetapi tentang kebersamaan yang menguatkan langkah setiap warga. 

“Bagi KNPI, gotong royong bukan sekadar nilai tradisional, tetapi strategi kebangsaan,” kata Haris. 

Ketika rakyat, pemerintah, dan pemuda bersatu, pemulihan berjalan lebih cepat dan negara berdiri lebih kokoh. Melalui solidaritas yang tulus, KNPI mengajak seluruh rakyat Indonesia bergerak bersama. Karena dari kebersamaan itulah Indonesia bangkit.


Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya