Berita

Mantan Presiden AS, Barack Obama (Foto: AFP)

Dunia

Akuisisi Netflix-Warner Bros Dituding sebagai Langkah Politis Obama

MINGGU, 07 DESEMBER 2025 | 12:06 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Influenser MAGA Benny Johnson kembali menarik perhatian publik setelah menuding tanpa dasar bahwa Barack Obama dan Michelle Obama sedang berupaya menguasai seluruh media melalui rencana akuisisi besar Netflix terhadap Warner Bros. Discovery.

Klaim tersebut ia lontarkan saat tampil di Fox Business bersama anchor David Asman, seperti dikutip pada Minggu, 7 Desember 2025.

Netflix sebelumnya mengumumkan rencana akuisisi senilai 82,7 miliar dolar AS untuk mengambil alih Warner Bros. Discovery, termasuk layanan streaming HBO Max. 


“Akuisisi ini menyatukan inovasi Netflix dengan warisan panjang Warner Bros. dalam penceritaan kelas dunia,” ujar Netflix dalam pernyataannya. 

Meski demikian, kesepakatan tersebut masih menunggu persetujuan dan menghadapi sorotan terkait potensi pelanggaran antitrust.

Namun, Johnson justru mengaitkan langkah bisnis itu dengan kepentingan politik. Ia menuding pasangan Obama, yang sejak 2018 memiliki kontrak produksi dengan Netflix, sedang berusaha memperluas pengaruh. 

“Ini jelas upaya Obamas untuk mengambil alih seluruh media, dan harus dihentikan oleh antitrust di DOJ,” kata Johnson.

Johnson, yang memiliki gabungan 10 juta pengikut di X dan YouTube, juga menyebut Susan Rice, mantan pejabat era Obama yang kini duduk di dewan direksi Netflix, sebagai alasan kecurigaannya. 

Dalam unggahan lanjutan di X, Johnson menegaskan bahwa pasangan Obama, Susan Rice, dan DNC mega-donors akan mendapatkan kendali atas berbagai waralaba besar Warner Bros. seperti Batman dan Harry Potter.

Sementara itu, perusahaan produksi milik Obama, Higher Ground Productions, telah merilis lebih dari selusin proyek bersama Netflix sejak 2018, mulai dari film Fatherhood hingga thriller Leave the World Behind, serta sejumlah dokumenter.

Pihak Netflix maupun Obama Foundation hingga kini belum memberikan komentar terkait tudingan Johnson tersebut.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59

UPDATE

Ketika Republik Menjadi Rimba

Minggu, 19 Juli 2026 | 02:15

Penerapan Controlled Landfill di Bantargebang Mulai 1 Agustus

Minggu, 19 Juli 2026 | 02:04

Spanduk dan Baliho PSI Lebih Banyak dari Jumlah Kadernya

Minggu, 19 Juli 2026 | 01:39

Warga Pulau Panggang Kekurangan Pasokan BBM

Minggu, 19 Juli 2026 | 01:17

MPLS Ramah Lebih Aman dan Memuliakan Siswa

Minggu, 19 Juli 2026 | 01:06

Jalan Buntu Reformasi

Minggu, 19 Juli 2026 | 01:03

Homer Setelah Tiga Ribu Tahun

Minggu, 19 Juli 2026 | 00:43

Ancaman PHK di Depan Mata, Segera Percepat Penempatan Pekerja Migran ke Luar Negeri

Minggu, 19 Juli 2026 | 00:12

Monumen Cinta Bernama Nurul Izzah

Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:41

Pengusaha Didorong Berkontribusi Tingkatkan SDGs Kalbar

Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:15

Selengkapnya