Berita

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meresmikan JEKATE Running Series. (Foto: PPID DKI)

Nusantara

JEKATE Running Series Hadirkan Pemerataan Akses Olahraga di Jakarta

MINGGU, 07 DESEMBER 2025 | 11:31 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama PAM Jaya memperkenalkan JEKATE Running Series, sebuah rangkaian kegiatan lari tahunan untuk kategori 5K dan 10K yang akan diselenggarakan secara bergilir di lima wilayah kota dan satu kabupaten administrasi. 

Acara ini resmi diluncurkan oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, di Balai Kota Jakarta, pada Minggu, 7 Desember 2025.

Dengan mengusung tema “JEKATE Running Series: Explore The City, Own Your Flow”, kegiatan ini merefleksikan komitmen Pemprov DKI Jakarta dan PAM Jaya dalam menghidupkan kembali ruang-ruang publik sebagai ruang aktivitas yang aman, nyaman, dan produktif bagi seluruh masyarakat. 


Pramono menyebut, JEKATE Running Series bukan hanya akan menjadi event lari, tetapi sebagai bagian dari komitmen menghadirkan pemerataan akses olahraga di seluruh wilayah Jakarta, bukan hanya di pusat kota.

“Sebagai kota global, Jakarta perlu menghadirkan ruang publik yang merata dan dapat diakses untuk kegiatan fisik bagi seluruh warga. JEKATE Running Series menegaskan bahwa ruang olahraga tidak hanya berpusat di Sudirman, tetapi tersebar di setiap penjuru kota,” ujar Pramono.

Melalui program ini, Pemprov DKI Jakarta ingin mendorong budaya hidup sehat yang merata, memberikan kesempatan bagi warga?"dari Jakarta Pusat hingga Kepulauan Seribu?"untuk terus bergerak, aktif, dan sehat. Adapun Kick-off JEKATE Running Series akan dilaksanakan pada 14 Desember 2025 di Epiwalk, Kawasan Rasuna Said, dengan melibatkan 4.100 peserta.

“Saya berharap, JEKATE Running Series menjadi wadah yang menggerakkan partisipasi masyarakat untuk membangun budaya hidup sehat, sekaligus memperkuat fungsi ruang publik sebagai ruang interaksi sosial yang positif,” katanya.

Ia juga menegaskan pentingnya mendukung pertumbuhan budaya lari yang kini tengah berkembang di Jakarta dan berbagai kota lain. 

“Salah satu hal yang harus didorong adalah kegiatan yang berkaitan dengan lari?"5K, 10K, half marathon, maupun marathon. Siapa pun yang ingin menyelenggarakan event lari di Jakarta, kita harus fasilitasi sebaik-baiknya,” imbuhnya.

Pramono memproyeksikan bahwa pada 2027, Jakarta dapat menjadi tuan rumah event marathon dengan 50 ribu peserta, setelah sebelumnya menargetkan 40 ribu peserta pada tahun 2024 dan 2026. Gubernur Pramono memastikan, JEKATE Running Series akan tampil berbeda dari berbagai event lari lainnya.

“JEKATE Running Series harus memiliki sesuatu yang berbeda. Pertama, inisiasinya adalah PAM Jaya. Kedua, mendapat dukungan penuh Balai Kota,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin, menjelaskan alasan PAM Jaya menjadi inisiator JEKATE Running Series. 

Ia memaparkan, kegiatan ini merupakan bagian dari kampanye besar untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap layanan air bersih dan target PAM Jaya mencapai 100% layanan pada 2029.

“Ini pekerjaan besar. Belum pernah ada penambahan hingga 1 juta sambungan dalam lima tahun. Tapi, rangkaian ini harus dijalani. Melalui event lari, kami melihat antusiasme masyarakat yang luar biasa,” ujar Arief.

Ia menambahkan bahwa banyak warga masih enggan menerima sambungan gratis, sehingga edukasi dan brand awareness harus terus ditingkatkan. “Air berhubungan dengan kesehatan. Ini menjadi tagline kami hingga 2029. Ada lima seri dalam JEKATE Running Series dan setiap medali punya keunikan sebagai bagian dari rangkaian tersebut,” jelasnya.

Sebagai informasi, PAM Jaya menargetkan capaian cakupan layanan air bersih 80 persen pada akhir tahun 2025. Kini, progresnya sudah mencapai 78 persen.


Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Kemenkum Tegas Pertahankan Pembatalan Status Badan Hukum PLK

Selasa, 01 September 2026 | 16:28

Rebranding Dukcapil di Tarakan Tembus 1.387 Layanan Adminduk

Selasa, 01 September 2026 | 16:22

WNI Jadi Tentara Rusia Gegara Diiming-imingi Gaji Besar

Selasa, 01 September 2026 | 16:11

Pengamat Wanti-wanti BLU Batu Bara: Efisien Boleh, Pembangkit Jangan Terganggu

Selasa, 01 September 2026 | 15:53

UBakrie's Week 2026 Persiapkan 1.147 Mahasiswa Baru untuk Dunia Kampus dan Industri

Selasa, 01 September 2026 | 15:41

Bukan Cuma Cari Juara, Kemenag Bidik Kader Ulama dari MTQN XXXI

Selasa, 01 September 2026 | 15:39

DPR: Usut Tuntas Kematian Warga Pejompongan Korban Kerusuhan Demo

Selasa, 01 September 2026 | 15:34

Destry Resmi Pimpin BI, Perry Titip Pesan di Tengah Gejolak Global

Selasa, 01 September 2026 | 15:30

BNI Tawarkan Sukuk Ritel SR025 Lewat wondr, Imbal Hasil hingga 6,9 Persen

Selasa, 01 September 2026 | 15:25

Bawa Program "Klasterku Hidupku", BRI Ajak Pengusaha Ikan Kering Sorong Naik Kelas

Selasa, 01 September 2026 | 15:24

Selengkapnya