Berita

Menteri Agama Nasaruddin Umar (Foto: Kemenag)

Nusantara

Anggaran Rp50 M Disiapkan Rehabilitasi Fasilitas Keagamaan Terdampak Bencana

MINGGU, 07 DESEMBER 2025 | 09:21 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kementerian Agama memperkuat langkah penanganan bencana banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat melalui dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta penggalangan donasi Tanggap Darurat Kemenag. 

Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa negara harus hadir secara nyata dalam membantu warga yang terdampak, terutama dalam pemulihan layanan keagamaan dan pendidikan.

“Kita tentu bukan hanya berdoa. Perhatian kita harus diwujudkan secara konkret. Karena itu, Kementerian Agama bergerak cepat, mendata kerusakan, dan menyalurkan bantuan untuk memulihkan kembali aktivitas masyarakat,” ujar Menag di Jakarta, dikutip Minggu, 7 Desember 2025.


Sebagai bentuk dukungan negara, Kemenag menyiapkan lebih dari Rp50 miliar dari APBN untuk rehabilitasi fasilitas keagamaan yang rusak. 

Alokasi tersebut terdiri dari Rp10,4 miliar dari Ditjen Bimas Islam untuk membantu pemulihan 49 KUA serta 61 masjid dan musalla, serta Rp40,85 miliar dari Ditjen Pendidikan Islam untuk mendukung pemulihan madrasah dan lembaga pendidikan Islam terdampak banjir.

“Semua data sudah kami pegang dan terus kami update. Kita ingin memastikan layanan berbasis keagamaan kembali berjalan secepat mungkin. Ini tentang mengembalikan kehidupan masyarakat,” tegasnya.

Selain dukungan APBN, aliran bantuan dari masyarakat juga terus berdatangan. Hingga hari ini, total donasi yang dihimpun melalui Baznas, FOZ, Poroz, dan Kemenag Peduli telah mencapai Rp104.335.712.000. Bantuan tersebut sedang disalurkan secara bertahap ke tiga provinsi terdampak.

Menag menyampaikan bahwa Kementerian Agama masih terus membuka donasi melalui program Tanggap Darurat Kemenag untuk memperluas jangkauan bantuan.Masyarakat dapat menyalurkan donasi melalui: Bank Syariah Indonesia Nomor Rekening: 7121241697 a.n. Tanggap Darurat Kemenag.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Steve Hanke Ungkit Lagi Keputusan IMF 1998, Klaim Rupiah Bisa Setara Dolar AS

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:12

Gibran Ingin Generasi Muda Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:06

Komut Pertamina Mochamad Iriawan Pastikan Kesiapan SAF dan Operasional B50 di Jawa Timur

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:57

Wall Street Berpesta! Dow Cetak Rekor

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:53

Nasib Nadiem Ditentukan di Sidang Vonis Hari Ini

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:42

Kekayaan AHY Naik Hampir Enam Kali Lipat, Kini Tembus Rp118,65 Miliar

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:29

STOXX 600 Menguat Tipis, Saham Teknologi dan Energi Topang Bursa Eropa

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:24

Jerman Tumbang, Paraguay Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:14

Pimpin BEI 2026-2030, Jeffrey Hendrik Targetkan Pasar Modal Indonesia Tembus 10 Besar Dunia

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:02

Dana GCA Diklaim Bisa Stabilkan Nilai Tukar Rupiah

Selasa, 30 Juni 2026 | 06:48

Selengkapnya