Berita

Material kayu yang terbawa arus saat banjir bandang di Kota Padang (Foto: BNPB)

Politik

Legislator Golkar Tuding Menko PMK Tak Paham Akar Kerusakan Lingkungan

SABTU, 06 DESEMBER 2025 | 14:33 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pernyataan Menko PMK Pratikno yang menyebut bencana banjir dan longsor di sejumlah wilayah Sumatera sebagai dampak cuaca langsung menuai kritik dari Anggota Komisi IV DPR Fraksi Golkar, Firman Soebagyo.

Menurut Firman, pandangan itu keliru karena mengabaikan akar persoalan yang jauh lebih serius: kerusakan lingkungan dan hutan akibat lemahnya kebijakan pemerintah.

"Pemerintah seharusnya fokus pada penyelesaian masalah yang sebenarnya, yaitu kerusakan lingkungan dan hutan, bukan membuat pernyataan yang tidak membantu," kata Firman kepada wartawan, Sabtu 6 Desember 2025.


Ia mengingatkan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memberikan instruksi jelas soal penanganan perusakan hutan dan lingkungan, termasuk pembentukan Satgas Perusakan Hutan. Karena itu, Firman berharap Menko PMK tidak justru mengambil posisi yang kontraproduktif terhadap upaya pemerintah sendiri.

Firman menilai, pernyataan Pratikno bisa memperkeruh situasi dan mencerminkan perbedaan cara pandang antara pemerintah dengan DPR RI dalam menyikapi persoalan lingkungan dan bencana alam.

"Kritik ini menunjukkan bahwa ada perbedaan pendapat antara pemerintah dan DPR RI tentang bagaimana menangani masalah lingkungan dan bencana alam," tegasnya.

Sebelumnya, Pratikno menegaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan langkah modifikasi cuaca untuk wilayah terdampak banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. “Modifikasi cuaca kalau diperlukan, tetap siap,” ujarnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya