Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Pasar Eropa Akhiri Pekan dengan Senyum Tipis, DAX Pesta!

SABTU, 06 DESEMBER 2025 | 07:22 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Eropa menutup pekan pertama Desember 2025 dengan kinerja yang stabil dan sedikit menguat, didorong oleh harapan besar akan pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve (The Fed) Amerika Serikat pekan depan.

Investor global menyambut baik data inflasi AS, yang diperkirakan akan memicu bank sentral terbesar dunia itu untuk menurunkan suku bunga 25 basis poin. Langkah ini diyakini akan memberikan dorongan signifikan pada sentimen risiko global.

Berikut oergerakan indeks acuan Eropa pada penutupan perdagangan Jumat 5 Desember 2025 waktu setempat


- STOXX 600 stabil, naik 0,4 persen atau 578,87 setelah mencatat kenaikan selama tiga hari berturut-turut. Secara mingguan, indeks ini naik 0,4 persen, melanjutkan reli pekan sebelumnya.
- DAX Jerman menguat 0,7 persen melesat setelah Kanselir Friedrich Merz amankan UU Pensiun.  
- CAC 40 Prancis melemah 0,1 persen ke level 8.115, menutup dengan koreksi tipis. 
- FTSE 100 Inggris turun 0,5 persen ke level  9.669, tertekan oleh sektor minyak dan gas.

Meskipun indeks acuan STOXX 600 hanya bergerak tipis, beberapa sektor menunjukkan kinerja cemerlang sepanjang pekan. Sektor otomotif dan komponen menguat 5,6 persen, menjadi juara sektor didorong oleh prospek kebijakan AS yang mungkin membatalkan standar efisiensi bahan bakar ketat dari pemerintahan sebelumnya.

Sktor ritel naik 5,0 persen, setelah mendapat suntikan optimisme dari laporan penjualan November yang kuat dari Inditex (pemilik Zara), memberikan gambaran awal positif untuk musim belanja diskon.

Koreksi tajam terjadi di sektor minyak dan gas, serta asuransi. 

Indeks minyak dan gas menjadi lagging sector, tertekan oleh penurunan rating dari JPMorgan yang menghantam saham raksasa seperti BP yang menyusut 2,6 persen dan Shell turun 1,4 persen di London (FTSE 100).

Asuransi juga terpukul dengan saham Swiss Re anjlok tajam 6,5 persen setelah target laba 2026 yang diumumkan perusahaan reasuransi tersebut berada di bawah ekspektasi pasar.

Secara keseluruhan, pasar Eropa menunjukkan ketahanan, dengan indeks Jerman DAX menjadi sorotan setelah kemenangan politik domestik. Namun, tekanan jual masih terasa di London dan Paris seiring investor mencermati fluktuasi harga komoditas dan prospek sektor energi.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ijazah Gibran Jadi Bom Waktu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 02:03

Danantara Gelontorkan Rp4,4 Triliun untuk Masuk Bisnis Migas AS

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:31

PIP dan KIP Kuliah Tak Boleh Lagi Salah Sasaran

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:21

Jangan Korbankan Konektivitas Antar Pulau Gegara Kebijakan Panik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:09

Inilah Beda FIFA ASEAN Cup dan Piala AFF

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:34

Ahmad Doli Soroti Dugaan Bullying Bocah SD di Pemalang: Mukanya Lucu-lucu, tapi Berstatus Pembunuh

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:21

Gibran Tak Punya Ijazah SMA, Said Didu: Pemakzulan Bisa Lewat Proses Politik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:04

Danantara Penetrasi ke Ekosistem Aviasi Timur Tengah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:43

34 JPU Disiapkan Hadapi Sidang TPPU Febrie Adriansyah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:20

Juara Setelah 35 Tahun Menunggu

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:01

Selengkapnya