Berita

Dube UEA Abdulla Salem Al Dhaheri di Jakarta, Jumat, 5 Desember 2025 (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Dunia

UEA Siap Jadi yang Pertama Bantu Korban Bencana Sumatera Jika Diminta

SABTU, 06 DESEMBER 2025 | 00:02 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) menyatakan kesiapannya untuk membantu korban bencana banjir di Sumatera, apabila Indonesia memutuskan membuka akses terhadap bantuan internasional. 

Hal itu disampaikan Duta Besar UEA untuk Indonesia, Abdulla Salem Al Dhaheri, dalam konferensi pers di kediamannya di Jakarta, Jumat malam, 5 Desember 2025. 

Menjawab pertanyaan wartawan soal kemungkinan UEA mengirimkan bantuan, Abdulla menegaskan bahwa negaranya selalu siap memberikan dukungan kepada Indonesia dalam situasi darurat kemanusiaan.


“UEA akan selalu mendukung Indonesia, dan akan selalu memberikan dukungan dan kerja sama penuh dalam hal kegiatan kemanusiaan dan manajemen krisis,” ujarnya.

Ia mengaku telah menerima instruksi langsung dari pemerintah UEA untuk melakukan konsultasi dengan Pemerintah Indonesia terkait kondisi di Sumatera. 

“Seperti yang telah saya sebutkan sebelumnya, saya telah menerima telepon dari kabinet, yang meminta saya untuk berkonsultasi dengan Kementerian Luar Negeri di Indonesia,” kata Abdulla.

Namun, Abdulla memahami bahwa Indonesia saat ini belum menetapkan status darurat nasional yang memungkinkan penerimaan bantuan asing secara resmi. 

Karena itu, pihaknya masih menunggu keputusan pemerintah pusat sebelum menyalurkan bantuan.

“Kami memahami bahwa Indonesia belum menetapkan keadaan darurat nasional, terutama di wilayah tersebut. Saya pribadi memiliki hubungan yang baik dengan pemerintah provinsi-provinsi tersebut,” ucapnya.

Dubes Abdulla menegaskan, hubungan bilateral yang kuat membuat UEA siap menjadi negara pertama yang merespons apabila Indonesia meminta bantuan.

“Indonesia dan UEA dianggap sebagai negara sahabat. Kami akan selalu mendukung permintaan Indonesia, asalkan mereka mengatakan, ya, Indonesia terbuka untuk upaya internasional. Kami akan menjadi yang pertama menanggapi,” tegasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Dubes Najib: Dunia Masuki Era Realisme, Indonesia Harus Bersatu

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:10

Purbaya Jamin Tak Intervensi Data BPS

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:06

Polisi Bantah Dugaan Rekayasa BAP di Polsek Cilandak

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:58

Omongan dan Tindakan Jokowi Sering Tak Konsisten

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:43

Izin Operasional SMA Siger Lampung Ditolak, Siswa Diminta Pindah Sekolah

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:23

Emas Antam Naik Lagi, Nyaris Rp3 Jutaan per Gram

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:14

Prabowo Janji Keluar dari Board of Peace Jika Terjadi Hal Ini

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:50

MUI Melunak terkait Board of Peace

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:44

Gibran hingga Rano Karno Raih Anugerah Indoposco

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:30

Demokrasi di Tengah Perang Dingin Elite

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:15

Selengkapnya