Berita

Rapat Kerja Cabang (Rakercab) 2025 BPC Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jakarta Barat (Foto: Istimewa)

Bisnis

Hipmi Jakbar Siap Ambil Peran jika Kota Tua Ditetapkan Sebagai PSN

JUMAT, 05 DESEMBER 2025 | 22:13 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

BPC Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jakarta Barat menggelar Rapat Kerja Cabang (Rakercab) 2025 sebagai langkah untuk menetapkan arah strategis organisasi serta memperkuat peran pengusaha muda dalam pembangunan ekonomi daerah. 

Dengan mengusung tema “Investasi pada Generasi Penerus: Membangun Ekonomi yang Terkoneksi, Terintegrasi, dan Berdaya Saing Global,” yang digelar di Nusantara Ballroom, Mercure Jakarta Batavia. 

Acara ini menjadi ruang bertukar gagasan dan memperluas jaringan di tengah dinamika ekonomi yang terus berubah. Acara dihadiri oleh Anggota DPRD DKI Jakarta Hilda Kusuma Dewi, pimpinan Pemerintah Kota Jakarta Barat, jajaran pengurus BPD HIPMI Jaya, serta ratusan anggota HIPMI dari berbagai sektor usaha. 


Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM Todatua Pasaribu yang hadir sebagai Keynote Speaker memberikan paparan mengenai arah ekonomi Indonesia dan posisi strategis generasi muda dalam mendorong percepatan investasi. Ia menekankan bahwa transformasi ekonomi membutuhkan dukungan sumber daya manusia yang unggul.

“Investasi bukan hanya tentang modal, tetapi tentang membangun manusia. Generasi muda harus berani mengambil ruang, berani berinovasi, dan berani memimpin. Indonesia membutuhkan pengusaha muda yang tidak hanya adaptif, tetapi juga visioner dalam melihat peluang ke depan,” ujarnya.

Ketua Umum BPD HIPMI Jaya, Ryan Haroen, menyampaikan bahwa Rakercab harus melahirkan rencana kerja yang relevan dengan kebutuhan pengusaha muda.

“Rakercab ini harus melahirkan program-program strategis yang benar-benar berdampak. HIPMI Jakarta Barat harus hadir sebagai kekuatan yang membantu percepatan ekonomi, sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah khususnya dalam agenda pengembangan Kota Tua yang direncakan akan menjadi salah satu Proyek Strategis Nasional, Pengusaha muda harus menjadi bagian dari solusi, bukan hanya penonton,” katanya.

Ketua Umum BPC HIPMI Jakarta Barat, Alvin Reynaldi Setiawan, menegaskan kesiapan jajarannya untuk mengambil peran lebih besar dalam memajukan agenda Rencana Proyek Strategis Nasional (PSN) Kota Tua.

“Kami di HIPMI Jakarta Barat siap mengambil peran nyata apabila Kota Tua nantinya ditetapkan sebagai salah satu PSN, PSN Kota Tua adalah peluang besar, dan kami ingin memastikan UMKM, sektor kreatif, dan pengusaha muda mendapatkan ruang untuk tumbuh. Kolaborasi adalah kunci, dan kami hadir untuk membuktikan bahwa anak muda bisa memimpin perubahan,” ujarnya.

Salah satu rangkaian kegiatan Rakercab adalah Forum Bisnis HIPMI Jakarta Barat yang menghadirkan dua tokoh industri nasional—Direktur PT Mustika Ratu Tbk Kusuma Ida Anjani dan Manager Scientific Affairs HM Sampoerna Tbk Noviandi Meta Adityawarman. 

Keduanya membahas perkembangan industri kecantikan dan FMCG, peningkatan daya saing produk lokal, serta peluang kemitraan berkelanjutan antara perusahaan besar dan pengusaha muda dalam menghadapi persaingan global.

Lewat sesi diskusi, konsolidasi program, serta pemetaan peluang usaha, Rakercab BPC Hipmi Jakarta Barat 2025 diharapkan dapat melahirkan strategi konkret untuk meningkatkan kapasitas anggota dan memperkuat jejaring lintas sektor. HIPMI Jakarta Barat menegaskan komitmennya untuk terus terlibat dalam pembangunan daerah, khususnya dalam mendukung pengembangan Kota Tua sebagai kawasan ekonomi dan pariwisata berkelas dunia.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Febrie Adriansyah Resmi Ajukan Gugatan Praperadilan ke PN Jaksel

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:27

Menko Polkam: Aktivitas Masyarakat Tetap Normal, Pasar dan Mal Ramai

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:26

Gelombang Reshuffle Berlanjut, Zelensky Pecat Dubes Ukraina untuk AS

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:22

Harga Garam Brebes Anjlok saat Panen Raya

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:16

Kelakuan SPPG di Ketapang: Rumah Wartawan Dikepung, Istrinya Diintimidasi

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:02

Situasi di Dalam Negeri Sangat-sangat Mantap

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:52

Laba Tergerus, Saham Lufthansa Anjlok 8 Persen

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:51

Kepemilikan Aset Tak Wajar Jadi Indikator Awal Pencucian Uang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:40

Api Membakar Lahan, Seorang Ayah Tak Pernah Pulang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:31

Koperasi Merah Putih Dinilai Jadi Penentu Implementasi Pasal 33 UUD 1945

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya