Berita

(Foto: Dok. DHL)

Bisnis

Surabaya Gateway and Service Centre Hadir Tingkatnya Daya Saing Jawa Timur

JUMAT, 05 DESEMBER 2025 | 19:59 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Surabaya Gateway and Service Centre hadir sebagai komitmen DHL untuk memperkuat infrastruktur logistik di Jawa Timur, salah satu kawasan industri paling strategis di Indonesia.

Fasilitas ini juga untuk mendukung Visi Indonesia 2045 yang menargetkan posisi Indonesia sebagai pusat logistik global.

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak menyatakan dengan hadirnya DHL Express Surabaya Gateway, tidak hanya memperkuat konektivitas logistik di Jawa Timur, tetapi juga membuka jalan bagi pelaku usaha untuk bersaing di pasar global. 


"Infrastruktur ini menjadi pondasi penting untuk mendukung Visi Indonesia 2045, menjadikan Indonesia sebagai pusat logistik dunia," ujar Emil dalam keterangan tertulis, Jumat 5 Desember 2025.

Terletak hanya 15 menit dari Bandara Internasional Juanda, Surabaya Gateway dan Service Centre adalah fasilitas yang dibangun khusus dengan luas 10.000 meter persegi, didukung oleh investasi lebih dari 9 juta Euro dari DHL Express. 

Lokasi strategis ini menggabungkan operasi gateway dan service center dalam satu lokasi terpadu, sehingga meningkatkan efisiensi operasional, mempercepat proses pengiriman, dan mempercepat waktu pengantaran. 

Dengan menggabungkan fungsi-fungsi ini, DHL mengoptimalkan sumber daya, meminimalkan waktu perpindahan antar fasilitas, serta memastikan layanan yang lebih cepat dan andal bagi pelanggan, menjadikan fasilitas ini sebagai pendorong utama transformasi logistik di Indonesia.

Surabaya Gateway juga memperkuat konektivitas regional melalui jaringan global DHL. Fasilitas ini terhubung dengan South Asia Hub di Singapura melalui penerbangan khusus, memungkinkan waktu transit lebih singkat dan akses mulus ke jalur perdagangan internasional. Hal ini memberi daya dorong bagi UKM dan eksportir Jawa Timur untuk bersaing di pasar global.

Kawasan industri di Surabaya, Gresik, Pasuruan, dan Malang, yang dikenal dengan produk tekstil, furnitur, kulit, dan barang konsumsi akan merasakan manfaat langsung dari layanan yang lebih cepat.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Utang dan Delusi Pembangunan

Rabu, 16 September 2026 | 05:52

Tak Ulangi Kesalahan Purbaya, Suahasil Diharapkan Terus Gelorakan Ekonomi Konstitusi

Rabu, 16 September 2026 | 05:22

Pengukuhan Pengurus PERKAPI Bakal Dihadiri Menhum dan Ketua Komisi XIII DPR

Rabu, 16 September 2026 | 04:44

Fungsi KDKMP yang ‘Disabotase’

Rabu, 16 September 2026 | 04:24

Menhan Sjafrie Apresiasi Bantuan Jepang dalam Atasi Karhutla

Rabu, 16 September 2026 | 03:57

Politikus Senior PKS: PPHN Jangan jadi RPJPN Kedua

Rabu, 16 September 2026 | 03:30

38 Aset Senilai Rp846 Miliar Disita Kejagung dalam Kasus Febrie

Rabu, 16 September 2026 | 03:03

Kegiatan Belajar di SMPN 16 Medan Pulih 100 Persen Usai Dilanda Banjir

Rabu, 16 September 2026 | 02:48

WNA Malaysia Laporkan Pamen Polri Terkait Kasus Investasi Emas ke Bareskrim

Rabu, 16 September 2026 | 02:24

Kemensos Apresiasi Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Sulsel Mulai Beroperasi

Rabu, 16 September 2026 | 01:59

Selengkapnya