Berita

Pembina Seruni Selvi Gibran Rakabuming dalam pembukaan Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2025 di Jakarta. (Foto: Dok. Kemensos)

Politik

Selvi Gibran dan Fatma Saifullah Yusuf Buka Peringatan Hari Disabilitas Internasional 2025

JUMAT, 05 DESEMBER 2025 | 18:37 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2025 terasa berbeda dengan sebelumnya. Tahun ini, acara yang digelar di Mall FX Senayan, Jakarta dibuka oleh Ketua Bidang III Solidaritas Perempuan Untuk Indonesia (Seruni) Kabinet Merah Putih Fatma Saifullah Yusuf bersama Pembina Seruni Selvi Gibran Rakabuming. 

Perayaan HDI 2025 mengusung tema Membangun Masyarakat Inklusif bagi Penyandang Disabilitas untuk mendorong Kemajuan Sosial dengan tagline Setara Berkarya, Berdaya Tanpa Batas.

"Saya seperti keluarga besar karena mengadakan reuni bersama orang-orang di Indonesia yang mempunyai mimpi sama, (yakni) Indonesia lebih inklusif, lebih hangat, dan lebih manusiawi,” ujar Fatma dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 5 Desember 2025.


Fatma menegaskan, perayaan HDI 2025 pada hari ini bukan sekadar seremonial, melainkan rumah dari banyak cerita tentang kebersamaan, kolaborasi yang tak pernah memandang batas, uluran tangan dan donasi penuh ketulusan. 

“Sepulang dari sini kami tak akan pulang menutup buku tetapi sedang membuka lembaran baru karena kami punya mimpi yang sama memancarkan cahaya bagi banyak orang, yang melahirkan bazaar lebih besar semacam Difable Craft," sambungnya.

Sementara itu, Selvi Gibran Rakabuming mengatakan bahwa setiap anak pasti mempunyai keistimewaan dan bakat masing-masing. Di sinilah dibutuhkan peran pendamping, tenaga ahli, guru, dan keluarga anak-anak istimewa yang meyakinkan mereka punya keistimewaan dan bakat luar biasa.

"Anak dengan keterbatasan fisik pun bisa berprestasi bahkan di tingkat internasional,” kata istri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ini.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya