Berita

Buku Rasa Bhayangkara Nusantara karya Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo dan Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan Dirgayuza Setiawan. (Foto: Dok. Pribadi)

Nusantara

Wakapolri Terbitkan Buku Rasa Bhayangkara Nusantara Dukung Program MBG

JUMAT, 05 DESEMBER 2025 | 17:30 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Dedi Prasetyo menerbitkan buku berjudul Rasa Bhayangkara Nusantara.

Buku hasil kolaborasi bersama Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan Dirgayuza Setiawan ini menjadi rujukan penting dalam memperkuat diversifikasi pangan untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Buku ini memuat ratusan hidangan Nusantara, dari Soto Lamongan, Nasi Pecel Madiun, Nasi Jagung Khas Kaili, hingga Pallu Basa lengkap dengan analisis gizi, prinsip higienitas dan pemanfaatan bahan pangan lokal.


Rasa Bhayangkara Nusantara bukan sekadar kumpulan gambar dan menu, melainkan catatan penting pengabdian Polri dengan sesuatu yang sederhana namun bermakna melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Buku ini makin lengkap dengan dukungan para akademisi seperti Prof Sandra Fikawati dan Prof Fatma Lestari yang memperkaya substansi buku, mencakup gizi masyarakat, keamanan pangan, manajemen risiko, hingga komunikasi kebijakan.

Dalam buku tersebut, Wakapolri membawa perpaduan pengalaman lapangan dan pemikiran ilmiah dalam pengembangan tata kelola program nasional. Dengan rekam jejak 35 buku dan penghargaan MURI sebagai perwira tinggi Polri dengan karya tulis terbanyak, Komjen Dedi menegaskan komitmen Polri dalam pengabdian berbasis riset.

Sementara Dirgayuza Setiawan menghadirkan kerangka analisis kebijakan dan ketahanan pangan yang memperkuat standar desain buku. Aspek gizi ilmiah diperkaya Prof Sandra sementara fondasi aspek keamanan pangan dan manajemen risiko diperkuat oleh Prof Fatma.

Dalam pengantarnya, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menegaskan bahwa buku tersebut diterbitkan sebagai bentuk penghormatan kepada masa depan anak-anak Indonesia.

Rasa Bhayangkara Nusantara punya keistimewaan tidak hanya pada ratusan menu yang dihimpun, juga pada bagaimana kuliner Nusantara menjadi jembatan pendidikan gizi.

“Dari liwet yang hangat, woku yang harum, hingga papeda yang lembut, anak-anak diajak memahami keragaman budaya, menumbuhkan toleransi, dan menanamkan kecintaan pada Tanah Air,” tulis Dadan dikutip redaksi, Jumat, 5 Desember 2025.

BGN juga memandang buku ini sebagai simbol cara baru membangun bangsa melalui perhatian nyata. SPPG Polri terus menjunjung standar tinggi dengan dapur halal, higienis, aman, dan berbasis prinsip ilmiah, sebagai bentuk penghormatan kepada generasi masa depan.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

Si Jago Tua yang Dilupakan

Senin, 31 Agustus 2026 | 04:40

UPDATE

Pemerintah Didesak Tetapkan Karhutla Sebagai Bencana Nasional

Rabu, 02 September 2026 | 12:22

Anggaran Kementerian LH 2027 Diusulkan Naik Jadi Rp2,57 Triliun

Rabu, 02 September 2026 | 12:16

Film Animasi Terlaris China All Wishes Come True Resmi Tayang di Bioskop Indonesia

Rabu, 02 September 2026 | 11:56

Mahasiswa Indonesia Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Vladivostok

Rabu, 02 September 2026 | 11:53

Kapolri Minta Seluruh Kapolda Perkuat Pencegahan dan Pengendalian Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 11:49

Siaga 98 Minta RUU Perampasan Aset Fokus pada Perampasan Tanpa Pemidanaan

Rabu, 02 September 2026 | 11:38

Prabowo Tiba di Vladivostok, Penuhi Undangan Putin Hadiri EEF ke-11

Rabu, 02 September 2026 | 11:24

Komdigi Usul Tambahan Rp3,23 Triliun, DPR Ingatkan Ini

Rabu, 02 September 2026 | 11:19

Mending Persoalkan Kasus Judol Ketimbang Ribut Pernyataan Budi Arie

Rabu, 02 September 2026 | 11:17

AHY: Posisi Boleh Berubah, Komitmen Demokrasi Harus Terjaga!

Rabu, 02 September 2026 | 10:58

Selengkapnya