Berita

Direktur Direktorat Bina Peningkatan Produktivitas Kementerian Ketenagakerjaan, Ali Hapsah. (Foto: Dok. Pribadi)

Politik

Produktivitas Masih di Bawah ASEAN, Pemerintah Susun Langkah Percepatan

JUMAT, 05 DESEMBER 2025 | 15:41 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Produktivitas tenaga kerja Indonesia masih berada di bawah rata-rata ASEAN, yakni 28,6 dibandingkan rata-rata kawasan 30,2.

Begitu dikatakan Direktur Direktorat Bina Peningkatan Produktivitas Kementerian Ketenagakerjaan, Ali Hapsah.

Katanya, angka ini membuat Indonesia masih tertinggal dari negara seperti Malaysia, Thailand, dan Vietnam, meski lebih baik dari Laos.


Untuk mengejar ketertinggalan itu, disampaikan Ali, pemerintah membentuk Lembaga Produktivitas Nasional sebagai wadah lintas kementerian guna merumuskan langkah strategis peningkatan produktivitas tenaga kerja dan modal, sejalan dengan target pertumbuhan ekonomi 8 persen.

"Sekarang mestinya kita harus langsung berpikir dong, ini gimana cara mengejar ketertinggalannya," Kata Ali dalam Podcast Indonesia Produktif, dikutip Jumat 5 Desember 2025.

Dia menjelaskan, berdasarkan Perpres 1/2023, lembaga ini melibatkan sekitar 11 kementerian, termasuk Kemenko Perekonomian, Bappenas, Kementerian Perindustrian, Kemendagri, serta kementerian yang membidangi pendidikan dan kebudayaan.

"Sekitar 11 kementerian yang termention di dalam perpres tersebut, selain Kementerian Ketenagakerjaan," kata Ali.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Negeri Para Bocil

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:14

DPR Tidak Boleh Hadapi Pendemo dengan Pendekatan Keamanan

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:02

Tak Benar Yayasan Syarif Hidayatullah Berkonflik dengan UIN Jakarta

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:45

Desil DTSEN Tak Boleh Merugikan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:34

Beban Kesehatan Karhutla Tembus Rp120 Triliun

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:22

Pejabat Jangan Merasa Sok Tahu Persoalan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:12

Jokowi seperti Gelisah dengan Pernyataan Budi Arie

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:28

Dinas Perumahan Harus Bergerak Cepat Tuntaskan Masalah Warga Taman Rasuna

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:16

Naik Motor dari Indramayu, Konten Kreator Ini Semangat Ikut Demo di DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:00

Polri Kumpulkan Donasi Rp12,6 Miliar untuk NTT

Kamis, 27 Agustus 2026 | 03:46

Selengkapnya