Berita

Banjir rob merendam sejumlah wilayah pesisir di Jakarta Utara

Nusantara

Banjir Rob di Pesisir Jakarta Berangsur Surut

JUMAT, 05 DESEMBER 2025 | 15:13 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengungkapkan, dampak dari kenaikan muka air laut yang memicu terjadinya genangan di sejumlah wilayah kini telah tertangani.

Ia menyebut berbagai upaya mulai dari mengaktifkan pompa, membuat tanggul darurat untuk mengantisipasi limpasan air laut serta Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) telah dilakukan seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dalam penanganan banjir rob.

"Dari semalam saya terus memonitor banjir rob Jakarta. Puncaknya ini tadi jam 09.00 dan sekarang sudah mengalami penurunan," ujar Pramono, Jumat, 5 Desember 2025.


Dijelaskan Pramono, dari hasil monitoring yang dilakukan, pihaknya memastikan ketinggian muka air laut telah menurun sejak Kamis (4/12) malam atau sekitar pukul 22.00 WIB. Namun, muka air laut sempat kembali tinggi pada pagi tadi dan puncaknya berlangsung pada sekitar pukul 09.00 WIB.

Setelah, Pramono mengaku mendapatkan informasi jika ketinggian muka air laut secara berangsur terus mengalami penurunan.

“Tentunya kalau memang curah hujan, pokoknya di atas 200 mili meter, saya sudah perintahkan untuk dilakukan modifikasi cuaca," tegasnya.

Sementara itu, Corporate Communication PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Daniel Windriatmoko mengaku, kondisi kawasan Ancol yang ada di wilayah Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara saat ini sudah beroperasi normal.

Sebelumnya, pada Kamis kemarin, sejumlah titik di kawasan Ancol sempat tergenang limpasan air laut hingga ketinggian mencapai 20 sentimeter.

Kondisi genangan itu secara berangsur menurun menjelang sore hingga benar-benar surut malam hari kemarin. Namun diakui Daniel, kondisi air pada pagi tadi sekitar pukul 08.00 sempat kembali naik dan mengakibatkan kawasan sekitar Dermaga Marina terdampak.

"Belajar dari pengalaman kemarin kita sudah siapkan karung pasir sehingga dampaknya hanya sedikit. Selebihnya kondisi Ancol sudah normal," katanya.

Kepala Satuan Pelaksana (Satpel) Sumber Daya Air (SDA) Kecamatan Penjaringan, Pendi mengungkap hal serupa. Saat ini seluruh wilayah yang terdampak rob seperti Muara Angke dan Muara Baru telah tertangani.

"Saat ini kondisinya sudah kembali normal. Sejak beberapa hari kita sudah aktifkan pompa air dan melakukan penanganan tanggul darurat dengan karung pasir di sejumlah titik," tandasnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

Suahasil Puji Bea Cukai Setelah Purbaya Tersingkir, Ada Apa Nih?

Minggu, 20 September 2026 | 19:41

Tim Qonun Asasi Sebut Wacana Muktamar Ulang NU Tak Punya Dasar

Minggu, 20 September 2026 | 19:29

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Rusia Gelar Pemilu Parlemen di Wilayah Ukraina yang Diduduki

Minggu, 20 September 2026 | 18:48

Negosiasi dengan Houthi, Solusi Arab Saudi

Minggu, 20 September 2026 | 18:43

Datangi Pospera, Ratusan Warga Minta Turunkan Desil

Minggu, 20 September 2026 | 18:18

Honor Play 11 Resmi Meluncur, Bawa Baterai Jumbo 8.300 mAh

Minggu, 20 September 2026 | 18:06

Timur Tengah Memanas, Trump Cepat-cepat Tinggalkan Camp David

Minggu, 20 September 2026 | 17:50

Apa Itu Perairan Masalembo yang Dijuluki Segitiga Bermuda Indonesia?

Minggu, 20 September 2026 | 17:50

BNI dan Unpad Perkuat Ekosistem Kampus melalui Layanan Digital Terintegrasi

Minggu, 20 September 2026 | 17:28

Selengkapnya