Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Dolar Lemah Bikin Harga Minyak jadi Murah

JUMAT, 05 DESEMBER 2025 | 09:36 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak dunia sedikit menguat, terdorong sejumlah faktor seperti keyakinan investor bahwa Federal Reserve (The Fed) akan segera menurunkan suku bunga dan perundingan damai Ukraina yang kembali menemui jalan buntu.

Dikutip dari Reuters, Jumat 5 Desember, penutupan dagang Kamis tercatat Brent naik 59 sen atau 0,94 persen menjadi 63,26 Dolar AS per barel, sedangkan West Texas Intermediate (WTI) naik 72 sen atau 1,22 persen menjadi 59,67 Dolar AS per barel.

Data terbaru menunjukkan pertumbuhan lapangan kerja AS melambat, sehingga memperkuat ekspektasi bahwa The Fed akan memangkas suku bunga dan mendorong permintaan minyak. Pelemahan Dolar yang sudah memasuki hari ke-10 juga membuat minyak lebih murah bagi pembeli dengan mata uang lain.


“Potensi pemangkasan suku bunga menjadi faktor yang mendominasi dan mendorong harga minyak naik,” kata Phil Flynn, analis senior Price Futures Group.

Analis juga menilai meningkatnya ketegangan antara AS dan Venezuela ikut mengangkat harga minyak karena berpotensi mengganggu suplai dari negara tersebut. 

"Meningkatnya tekanan pemerintahan Presiden AS Donald Trump terhadap Presiden Venezuela Nicolas Maduro bahkan mengisyaratkan kemungkinan intervensi AS," kata Rystad Energy.

Harapan berakhirnya perang Ukraina yang meredup setelah utusan Trump gagal mencapai terobosan dalam pertemuan dengan pihak Kremlin, ikut menahan harga minyak.

“Perang dan politik, yang diimbangi dengan stok yang cukup, surplus pasokan, dan strategi perebutan pangsa pasar OPEC, menjaga Brent di kisaran 60-70 Dolar AS untuk saat ini,” tulis analis PVM.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya