Berita

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait. (Foto: RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Politik

Pemerintah Siap Relokasi Rumah Korban Bencana Sumatera

KAMIS, 04 DESEMBER 2025 | 19:15 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Pemerintah akan merelokasi dan menyediakan hunian layak bagi korban terdampak bencana alam Aceh dan Sumatera.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait menyebut Dirjen Tata Kelola dan Pengendalian Risiko Kementerian PKP, Azis Andriansyah dan Dirjen Perumahan dan Perdesaan PKP, Imran sudah berada di lokasi terdampak banjir dan longsor untuk melakukan pendataan.

"Dirjen kami masih turun di lapangan, Pak Azis masih di Sumatera Utara, Pak Imran di Aceh," kata Maruarar usai rapat kerja bersama Komisi V DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis, 4 Desember 2025.


Tim juga membantu pemerintah daerah dalam menentukan kawasan yang layak huni dan aman dari risiko bencana susulan. Menurut Maruarar, lokasi relokasi akan mempertimbangkan akses fasilitas penting seperti sekolah, pasar, tenaga kerja, dan rumah sakit.

"Tempat relokasi harus aman. Kami juga mengupayakan infrastrukturnya tidak jauh dari fasilitas penting," katanya.

Sebagai langkah awal, Kementerian PKP telah menyiapkan sekitar 400 unit rumah di Medan dan 100 unit rumah di Bandung yang siap digunakan bagi korban terdampak.

"Kami yang inisiatif meskipun kewenangannya ada di Pemda. Ini inisiatif dari kami untuk mempercepat (pemulihan)," tegasnya.

Hasil pendataan lapangan nantinya dibahas dalam rapat koordinasi lintas kementerian dan kepala daerah setelah tim kembali dan menerima arahan dari pimpinan DPR.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya