Berita

Distribusi energi Pertamina ke provinsi terdampak banjir dan longsor di Pulau Sumatera. (Foto: Dok. Pertamina)

Bisnis

Pasokan BBM-LPG Sumatera Cukup tapi Terkendala Distribusi

KAMIS, 04 DESEMBER 2025 | 16:29 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pasokan BBM dan LPG untuk wilayah Sumatera Utara (Sumut), Sumatera Barat (Sumbar), dan Aceh tercukupi namun distribusi masih terkendala akses jalur darat menuju SPBU. Maka dari itu, jalur distribusi dialihkan melalui laut dan udara.

Fakta di lapangan ini didapat saat Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri melakukan kunjungan kerja intensif ketiga provinsi terdampak bencana pada 2-3 Desember 2025.

"Jalan dan jembatan putus menjadi persoalan yang kami hadapi untuk mobilisasi ke daerah-daerah. Sekarang kami pakai cara menggunakan pesawat dan beberapa pakai rakit. Kayak di Aceh, di Bireuen itu kita pakai rakit untuk muat, naik," kata Bahlil.


Menteri ESDM juga meminta SPBU di wilayah terdampak dapat beroperasi 24 jam atau memperpanjang jam layanan sesuai kebutuhan masyarakat dan kondisi lapangan.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan energi tetap terjaga dan aktivitas penanganan bencana, termasuk pergerakan alat berat, ambulans, dan logistik, dapat berjalan tanpa hambatan.

Menteri ESDM dan Dirut Pertamina juga menyerahkan bantuan kemanusiaan berupa sembako, perlengkapan keluarga, perlengkapan kebersihan, obat-obatan, serta dukungan energi seperti LPG untuk dapur umum dan BBM untuk operasional alat berat, kendaraan logistik, hingga evakuasi.

Bantuan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina Peduli yang sejak awal bencana telah digulirkan untuk mempercepat pemulihan masyarakat di Aceh, Sumut, dan Sumbar. Hingga 3 Desember 2025, total bantuan yang telah disalurkan Pertamina untuk tiga wilayah bencana mencapai Rp 5,4 miliar. 

“Pertamina berkomitmen untuk terus menjaga peran dalam penanganan darurat, penyediaan energi, serta pemulihan sosial masyarakat di seluruh wilayah terdampak bencana di Indonesia,” ujar Simon.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

OKI Kecam Serangan Houthi ke Makkah dan Madinah

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:17

Jakarta Running Festival Jadi Role Model Ajang Lari Nasional

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:01

Carbon Capture di Petrokimia Gresik Berpeluang Kurangi Impor Soda Ash

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:47

KPK Bantah Kembali Sita Uang Rp40 Juta dari Salah Satu PCNU Terkait Muktamar NU

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:27

Mantan Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut Widodo AS Wafat

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:12

Aksi Iklim Lintas Iman Desak Siklus Karhutla Tahunan Segera Diputus

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:02

Akuisisi Saham BYAN Haji Isam Sejalan dengan UU Minerba

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:44

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:43

Kehadiran Kopdes Bawa Harapan untuk Ekonomi Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:19

Pesantren Didorong Ikut Terlibat dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya