Berita

Debitur Binaan bank bjb Masuk 12 Finalis Wirausaha Inspiratif 2025. (Foto: Dok. bank bjb)

Bisnis

Debitur Binaan bank bjb Masuk 12 Finalis Wirausaha Inspiratif 2025

KAMIS, 04 DESEMBER 2025 | 09:31 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Konsistensi bank bjb mendorong pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) mendapat apresiasi tinggi dalam kegiatan Apresiasi Wirausaha Inspiratif 2025 di Jakarta belum lama ini.

Dalam acara tersebut, Kementerian UMKM memberikan penghargaan kategori Mitra Kolaborator Pembiayaan kepada bank bjb yang diwakili Direktur Korporasi & UMKM, Mulyana.

Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas konsistensi bank bjb dalam mendukung pembiayaan pelaku UMKM secara berkelanjutan, sekaligus menjadi dorongan memperkuat kontribusi meningkatkan rasio wirausaha nasional sebesar 3,6 persen pada 2025 dan 8 persen pada 2045.


Ada lima debitur binaan bank bjb mengikuti proses kurasi Apresiasi Wirausaha Inspiratif 2025 bersama 400 pelaku wirausaha berbagai sektor.

Mereka adalah Vanya Ilva Barlian dengan Kervan Gelato, Jaenuri Purbowo dengan RM Tepi Sungai, Umardani Triharja dari PT Limas Inti Makmur, Yose Andi Komara dari CV Kiwari Bamboe, dan Martina dari CV Graha Bangun Agroteknologi.

Seluruhnya merupakan pelaku usaha yang telah memanfaatkan pembiayaan bank bjb untuk mengembangkan kapasitas bisnisnya.

Dari daftar tersebut, Kementerian UMKM menetapkan Martina sebagai salah satu dari dua belas finalis terpilih. Penetapan ini dilakukan melalui proses seleksi dan kurasi ketat yang melibatkan dewan juri dari unsur pemerintah, regulator, akademisi, dan profesional di bidangnya.

"Perkembangan usaha CV Graha Bangun Agroteknologi melalui pemanfaatan fasilitas kredit dari bank bjb. Fasilitas kredit yang diberikan bank bjb membawa dampak signifikan terhadap peningkatan skala usaha kami," kata Martina dikutip Kamis, 4 Desember 2025.

Berkat fasilitas kredit bank bjb, kapasitas produksi CV Graha Bangun Agroteknologi meningkat dan langsung berimbas pada pembukaan lapangan kerja baru, dari semula delapan tenaga kerja kini bertambah menjadi lima belas tenaga kerja.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya