Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Bursa Eropa: STOXX 600 Naik Tipis Ditopang Sektor Teknologi

KAMIS, 04 DESEMBER 2025 | 07:02 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa ekuitas Eropa berhasil menutup perdagangan Rabu dengan relatif stabil. 

Indeks acuan pan-Eropa, STOXX 600, hanya naik tipis 0,10 persen pada penutupan perdagangan Rabu 3 Desember 2025 waktu setempat,  sebuah ketahanan yang luar biasa mengingat saham-saham di sektor keuangan mengalami kejatuhan signifikan. 

Kekuatan utama datang dari sektor teknologi yang terus melanjutkan reli empat hari berturut-turut, bertambah 1,3 persen, serta lonjakan tak terduga dari saham ritel.


Saham Inditex pemilik Zara, raksasa fashion Spanyol, melesat 8,9 persen, mendekati level tertinggi dalam setahun. Penjualan yang kuat di bulan November, termasuk periode Black Friday, mengindikasikan awal musim penjualan musim dingin yang solid.

Kenaikan ini didukung oleh indikator ekonomi yang membaik di Zona Euro. Indeks PMI komposit aktivitas bisnis naik ke level tertinggi dalam dua setengah tahun, didorong oleh sektor jasa yang ekspansif. Hal ini menambah optimisme pasar bahwa sektor industri mulai merasakan dampak positif dari perbaikan ekonomi.

Meskipun saham asuransi dan perbankan mengalami koreksi dan menjadi penekan pasar, sentimen jangka panjang tetap positif. Pasar terus mencermati prospek pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve AS yang semakin besar kemungkinannya menyusul data ekonomi Amerika yang lemah. 

Para analis menilai bahwa penurunan suku bunga ini akan menjadi katalis utama yang mendorong narasi positif di pasar global sepanjang tahun depan.

Di tengah pasar yang bervariasi ini, saham-saham juga menunjukkan pergerakan yang mencolok. Hugo Boss ambles 9,9 persen setelah mengeluarkan peringatan penurunan penjualan tahun depan. Saham Airbus bangkit 4 persen meski harus memangkas target pengiriman.

Bursa regional utama berakhir variatif. Indeks DAX Jerman melemah 0,07 persen atau 17,15 poin menjadi 23.693,71. 

FTSE 100 Inggris berkurang 0,10 persen atau 9,73 poin ke posisi 9.692,07. Sedangkan CAC Prancis bertambah 0,16 persen atau 12,81 poin menjadi 8.087,42.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya