Berita

Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno. (Foto: Tim Eddy Soeparno)

Politik

Di Kampus Muhammadiyah Bandung

Eddy Soeparno: Bukan 20 Tahun Lagi, Krisis Iklim Sudah Kita Rasakan

RABU, 03 DESEMBER 2025 | 23:12 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

RUU Pengelolaan Perubahan Iklim dipersiapkan sebagai kerangka hukum komprehensif untuk memperkuat mitigasi, adaptasi, pendanaan iklim, serta koordinasi antar lembaga dan kementerian menghadapi dampak perubahan iklim. 

Begitu dikatakan Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno dalam rangkaian agenda MPR Goes to Campus di Kampus Universitas Muhammadiyah Bandung, Jawa Barat.

Dalam paparannya, Eddy menegaskan pentingnya kolaborasi antara lembaga negara dan dunia akademik untuk menyempurnakan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pengelolaan Perubahan Iklim. 


“Kita tidak sedang membicarakan ancaman yang akan terjadi 20 tahun lagi. Krisis iklim itu sudah kita rasakan hari ini, mulai dari cuaca ekstrem, tekanan terhadap pangan dan energi sampai hari ini melanda saudara-saudara kita di Aceh, Sumut dan Sumbar,” ujar Eddy dalam keterangan tertulis, Rabu 3 Desember 2025. 

Eddy mengaku sengaja menggelar roadshow keliling kampus untuk menjaring masukan dari akademisi juga mahasiswa.

“Kenapa kampus? Karena kami yakin ide, gagasan dan usulan dari kampus selalu berbasis pada riset dan inovasi dengan data-data yang ilmiah,” katanya. 

Wakil Ketua Umum PAN ini menambahkan bahwa perubahan iklim memiliki dampak lintas sektor. Karena itu, perumusan regulasi tidak boleh bersifat parsial dan harus memiliki kekuatan yang komprehensif. 

“Krisis iklim menyentuh pangan, kesehatan, energi, infrastruktur, hingga ekonomi. Kita tidak bisa menyusunnya sendiri. Kolaborasi dengan dunia kampus sangat krusial,” pungkasnya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya