Berita

Personel Satgas Yonif 122/Tombak Sakti (TS) Kodam I/Bukit Barisan (BB) membawa bantuan logistik ke desa terisolir. (Foto: Dispenad)

Pertahanan

Satgas Tombak Sakti Terjang Medan Sulit Bawa Logistik ke Desa Terisolir

RABU, 03 DESEMBER 2025 | 21:36 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Prajurit Satgas Yonif 122/Tombak Sakti (TS) Kodam I/Bukit Barisan (BB) jalan kaki sekitar 5 kilometer menembus tiga desa yang terisolir akibat bencana alam di Kecamatan Sitahuis, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. 

Prajurit berjalan kaki untuk menyalurkan bantuan logistik ke Desa Naga Timbul, Desa Mompang, dan Desa Mardame setelah akses jalan menuju wilayah tersebut terputus total.

Medan lumpur dan alur menanjak tidak membuat semangat para prajurit pupus.


Adapun, logistik berupa 196 sak beras, 84 dus mi instan, 115 dus air mineral, 15 dus biskuit, dan tiga goni pakaian layak pakai dipikul secara manual oleh prajurit menuju titik pengungsian. 

Bantuan itu disalurkan kepada 120 kepala keluarga di Desa Naga Timbul serta masing-masing 20 kepala keluarga di Desa Mompang dan Desa Mardame, di mana seluruh warga sebelumnya belum pernah mendapatkan bantuan sejak bencana melanda.

Sementara itu, Kepala Desa Naga Timbul, Bakhtiar Lumban Tobing, mengatakan sekitar 1.300 warga masih bertahan di pengungsian dalam kondisi belum menerima pasokan sembako.

Bantuan yang dibawa prajurit Satgas Yonif 122/TS merupakan bantuan pertama yang berhasil masuk ke wilayah mereka. 

“Prajurit tidak berhenti menembus desa-desa terisolir agar masyarakat segera mendapatkan bantuan yang dibutuhkan,” kata Kapendam I/BB Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap dalam keterangan resmi pada Rabu, 3 Desember 2025.


Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya